BUMN Sawit Indonesia dan Malaysia Jalin Kerja Sama Pemanfaatan EBT Wujudkan Net Zero Carbon

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 9 Juli 2024 | 15:15 WIB
BUMN Sawit Indonesia dan Malaysia bekerja sama dalam pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) untuk mencapai net zero carbon. (Dok. PTPN)
BUMN Sawit Indonesia dan Malaysia bekerja sama dalam pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) untuk mencapai net zero carbon. (Dok. PTPN)

Kabar BUMN - Dalam upaya mencapai target netralitas karbon, Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo menjalin kerjasama dengan FGV Bulkers, anak perusahaan BUMN Malaysia Holdings Berhard (FGV).

FGV Bulkers merupakan salah satu produsen sawit terbesar di dunia dan juga commercial arm dari Federal Land Development Authority (FELDA).

Penjajakan kerjasama itu dilaksanakan FGV Bulkers dalam pemanfaatan cangkang sawit sebagai salah satu by product yang dihasilkan PTPN IV Regional III.

Baca Juga: HUT ke-78, BNI Hadirkan Beragam Promo dan Diskon Spesial Khusus di Bulan Juli 2024

Region Head PTPN IV Regional III Rurianto menyambut baik penjajakan kerjasama BUMN dua negara serumpun tersebut yang ia nilai sebagai bagian dari upaya memperkuat program net zero emission.

"Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari FGV Bulkers untuk menjajaki kerjasama perluasan pemanfaatan biomassa sebagai energi baru terbarukan."

"Sebagai perusahaan milik negara, PRPN IV Regional III telah menempuh langkah-langkah percepatan pemanfaatan EBT, baik itu dengan keberadaan pembangkit tenaga biogas serta perluasan pemanfaatan biomassa," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Senin (8/7/2024).

Baca Juga: Perkuat Kinerja Distribusi, Pupuk Kaltim Kolaborasi dengan Sales Force dan Stock Holder di Sulawesi

Ruri menjelaskan bahwa perusahaan telah berkomitmen mendukung program PTPN Group dalam berkontribusi menurunkan emisi sebesar 29% pada 2030 dan target pemerintah menuju Net Zero Emissions 2060.

Cangkang sawit, kata dia, merupakan salah satu by-product atau produk sampingan yang dihasilkan perusahaan dan bisa menjadi andalan sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT).

Hal itu dikarenakan PTPN IV Regional III atau yang sebelumnya bernama PTPN V secara masif memanfaatkan pembangkit tenaga biogas sebagai sumber energi utama pada boiler pabrik kelapa sawit.

Baca Juga: Ternyata Masih Ada Tempat Wisata Gratis di Purbalingga yang View-nya Secakep Ini Lho!

Pembangkit tenaga biogas merupakan sebuah teknologi melalui penangkapan gas metan atau methane capture yang dihasilkan limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME).

Gas metan itu selanjutnya diolah sedemikian rupa sehingga menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini