BUMN Sawit Indonesia dan Malaysia Jalin Kerja Sama Pemanfaatan EBT Wujudkan Net Zero Carbon

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 9 Juli 2024 | 15:15 WIB
BUMN Sawit Indonesia dan Malaysia bekerja sama dalam pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) untuk mencapai net zero carbon. (Dok. PTPN)
BUMN Sawit Indonesia dan Malaysia bekerja sama dalam pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) untuk mencapai net zero carbon. (Dok. PTPN)

PTPN IV PalmCo Regional III diketahui telah mengoperasikan lima pembangkit tenaga biogas, dengan tiga unit diperuntukkan sebagai co-firing bahan bakar boiler dan dua lainnya menghasilkan energi listrik.

Baca Juga: Prambanan Jazz Festival ke-10 Berakhir Sukses, Rayakan Satu Dekade Musik dan Budaya

Sementara, satu unit pembangkit tenaga biogas (PTBg) co-firing lainnya akan segera beroperasi pada tahun ini yang berlokasi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Rokan.

“Keberadaan PTBg membuat perusahaan beralih dari yang sebelumnya menjadikan cangkang sebagai biomassa untuk boiler menjadi by-product yang bisa dimanfaatkan secara luas,” paparnya.

Pada 2023 misalnya, perusahaan menghasilkan 29.592 ton cangkang sawit atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 17.117 ton cangkang sawit.

Baca Juga: PT PAL Indonesia Paparkan Sederet Inovasi dan Kesiapan Produksi Kapal Selam kepada KKIP

Cangkang sawit tersebut selanjutnya menjadi sumber energi baru terbarukan yang mulai menjadi pengganti bahan bakar fosil di sejumlah daerah di Indonesia.

Sementara itu, Head of Corporate Services FGV Bulkers Muhammad Bakri menjelaskan jika dia mendapat amanah untuk membangun komunikasi awal dan berkolaborasi membuka beragam potensi yang dapat dikembangkan dalam perkebunan sawit.

"Terutama kami melihat cangkang, kita berharap kolaborasi kedua belah pihak ini dapat menjadi langkah awal untuk bersama berkontribusi menuju net zero carbon," ujarnya.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Wisata Tawangmangu, Bukan Cuma Air Terjun Grojogan Sewu

Sebelum ke PTPN IV Regional III, Bakri bersama kedua rekannya terlebih dahulu mengunjungi PTPN IV Regional I dan II, serta dilanjutkan ke PTPN IV Regional V Kalimantan untuk mengkaji potensi kerjasama kedua belah pihak.

"Insya Alla kami yakin kolaborasi antara FGV Bulkers dapat direalisasikan dan berkembang bersama ke arah yang lebih baik," harapnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini