PHKT Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Fasilitas Hulu Migas di Daerah Terbatas Terlarang

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 19 Juli 2024 | 14:30 WIB
PHKT mengadakan sosialisasi dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan di Daerah Terbatas Terlarang (DTT) termasuk dalam obvitnas. (Dok. Pertamina)
PHKT mengadakan sosialisasi dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan di Daerah Terbatas Terlarang (DTT) termasuk dalam obvitnas. (Dok. Pertamina)

Kinerja keselamatan yang unggul dan lingkungan yang aman-selamat dapat mendukung keberlanjutan operasi dan bisnis Perusahaan dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

Baca Juga: Kelola Bisnis Perusahaan Berkelanjutan, Indra Karya Raih Penghargaan Kategori Pemimpin Transformasi Bisnis Berkelanjutan

Sementara itu perwakilan dari SKK Migas Kalsul, Nindya Puspaningtyas, mengatakan bahwa keamanan dan keselamatan merupakan aspek yang sangat penting dan prioritas dalam industri hulu migas. 

”Kondisi yang aman dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi kelancaran industri hulu migas sehingga mendukung ketahanan dan ketersediaan energi nasional,” ujarnya. 

Kondisi yang aman, lanjut Nindya, memungkinkan industri hulu migas terus memberikan manfaat berganda (multiplier effect) bagi daerah.

Baca Juga: GIIAS 2024, Ajang Pertamina Patra Niaga Menunjukkan Komitmennya Mendukung Era Energi Bersih

Seperti konservasi lingkungan, pembangunan, program kesehatan, peningkatan SDM/ pemberdayaan masyarakat dan sebagainya.

Peserta sosialisasi juga mendengarkan pemaparan dari Kasubdit Kawasan Tertentu (Waster) Ditpamobvit, AKBP Fauzi Ahmad, tentang Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) sebagai aspek legalitas dalam pengamanan Obvitnas dan Obster. 

Penerapan SMP, sejalan dengan Pera¬tur¬an Kapolri No. 24 Tahun 2007.

Baca Juga: Nikmati Kesempatan Makan Sepuasnya dengan Kisaran Harga Rp100.000 di Restoran All You Can Eat di Yogyakarta

Yakni bertujuan agar perusahaan-perusahaan mampu meng¬antisipasi, mendeteksi, dan menghadapi berbagai Ancaman Gangguan Ham¬batan dan Tantangan (AGHT).

Dalam kegiatan ini, Kepala Seksi Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Balikpapan, I Komang Budiawan turut memberikan pernyataan.

Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan salah satu cara PHKT untuk menjaga keselamatan dan keamanan area operasi serta melindungi lingkungan dan masyarakat. 

Baca Juga: Telkom Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Telekomunikasi Jelang HUT RI ke-79 di IKN

“Sosialisasi ini diharapkan membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan, bahwa dalam kinerjanya PHKT selalu mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment atau HSSE,” tuturnya. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini