Kabar BUMN - Peringati Hari Anak Nasional (HAN) 2024, PT KPI Unit Dumai menggelar “Parenting Class: Gizi Baik Untuk Balita Atasi Gizi Buruk dan Stunting” di Aula Kantor Camat Dumai Timur, Selasa (23/7/2024).
Di kegiatan tersebut, Ahli Gizi dari Fungsi Health PT KPI Unit Dumai, Monica Dean, S. Tr. GZ menjelaskan penanggulangan stunting pada anak dimulai sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak masa kehamilan pada Ibu hamil hingga anak berusia 2 tahun.
Peserta juga diedukasi mengenai manfaat konsumsi tablet tambah darah, pemberian ASI eksklusif, dan pentingnya mengonsumsi makanan dengan gizi bernutrisi baik bagi ibu maupun anak, khususnya pada masa pemberian makanan pendamping ASI (MPASI).
Baca Juga: Kilang Pertamina Internasional Sukses Gelar Event Akbar International Fire Fighters Summit 2024
Oangtua dan kader Posyandu Sehati juga dibekali dengan tentang variasi menu MPASI dan pentingnya memperhatikan sanitasi dan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).
Parenting Class di peringatan HAN 2024 ini bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KPI Unit Dumai: Posyandu Sehati dan pembinaan kader Posyandu.
Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI Unit Dumai, Agustiawan, ini bukti komitmen dan upaya KPI Dumai membersamai serta membantu masyarakat sekitar wilayah operasi ring satu perusahaan.
Baca Juga: Tinjau Keandalan Kilang, PT Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai Terima Kunjungan Ditjen Migas
Agustiawan menjelaskan, untuk mencapai tujuan penurunan angka stunting dan gizi buruk pada balita, anak-anak, dan ibu hamil KEK melalui kegiatan Posyandu Sehati, PT KPI Unit Dumai melakukan program peningkatan ketahanan pangan dan gizi.
“Setiap bulannya kita melakukan pendampingan gizi balita dan ibu hamil KEK, seperti pengukuran berat badan, lingkar kepala, hingga pengukuran lingkar lengan atas pada ibu hamil serta Pemberian Makanan Tambahan,” jelasnya.
Dengan pelaksanaan program TJSL tersebut, Agustiawan menyampaikan, saat ini PT KPI Unit Dumai telah berhasil mengentaskan 10 dari 24 anak dengan masalah stunting dan gizi buruk.
Selain itu, melalui Kelompok Sehati PT KPI Unit Dumai juga berhasil mendorong kemandirian kader Posyandu lewat pembinaan kegiatan hidroponik dan pembangunan PLTS off grid melalui program Desa Energi Berdikari (DEB).
KPI Unit Dumai juga memberikan kelas parenting dan konsultasi gizi kepada para kader Posyandu dan para orangtua dari Kecamatan Dumai Timur.
Rosmaini, salah seorang warga Kelurahan Jaya Mukti yang ikut dalam kegiatan parenting class tersebut menyebutkan, edukasi yang diberikan PT KPI Unit Dumai menambah ilmu baru untuk lebih selektif memberikan makanan pada anaknya.
Artikel Terkait
Aksi Cepat Tanggap Bencana Sumbar, Kilang Pertamina Dumai Salurkan Bantuan
Kilang Pertamina Internasional Raih Sertifikasi AEO untuk Keamanan Rantai Pasok
Raih Kinerja Positif 2023, Kilang Pertamina Siap Tangkap Peluang di 2024
Kilang Pertamina Raih Penghargaan Wajib Pajak Besar: Bukti Komitmen dan Kontribusi untuk Negara
Kilang Pertamina Unit Balikpapan Gelar Khitanan Massal, 103 Anak Balikpapan Ikut Serta