“Kalo kita lihat RJPP-nya Pertamina grup dan RJPP-nya Subholding Upstream, kita diminta kembali fokus, bagaimana kita bisa membangun Indonesia melalui penguatan dari sektor pengolahan yang berbasis pada sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia.
“Karena dengan itu, bukan hanya ketahanan energi saja yang kita capai tapi juga kemandirian dan kedaulatan, yang sekaligus bisa mendorong target Indonesia emas pada tahun 2045,” imbuhnya.
Sebagai keynote speaker atau narasumber utama dalam leadership sharing knowledge kali ini, Direktur Utama Pertamina kelahiran Tasikmalaya ini cukup banyak berbagi ilmu dan pengalamannya dan memberi banyak masukan serta banyak memberikan inspirasi kepada para Perwira PHE.
Melalui kegiatan leadership sharing knowledge ini diharapkan mampu meningkatkan softskills dan leadership abilities Perwira serta menginspirasi Perwira untuk terus agile dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan perusahaan di tengah kondisi bisnis yang dinamis.
Baca Juga: PHE Terus Jajaki Potensi Eksplorasi Geologic Hydrogen di Indonesia
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas yang sesuai dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
PHE telah terdaftar sebagai anggota dalam United Nations Global Compact (UNGC) sejak Juni 2022 dan berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG.
Mendukung aspek Governance, PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan.
Baca Juga: Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan, PHE ONWJ Ajak Guru di Kepulauan Seribu Susun Modul Kemaritiman
Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah ter-standard ISO 37001:2016.
PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Socially Responsible dan Good Governance.***
Artikel Terkait
PHE Terus Jajaki Potensi Eksplorasi Geologic Hydrogen di Indonesia
Setelah Hampir 7 Tahun Tak Beroperasi, PHE ONWJ Aktifkan Kembali Platform LES di Lepas Pantai Karawang
Gubernur DKI Jakarta Apresiasi Program Pelaut Tangguh PHE OSES
PDC – Marubeni Itochu Tubulars Asia Bersama PHE Gelar Workshop Teknologi CCS/CCUS, Libatkan Para Ahli Kompeten dari Berbagai Negara
Siaga dan Responsif, Tim PHE ONWJ Selamatkan 18 Awak Kapal Karam di Perairan Kepulauan Seribu