Sepanjang periode operasi tanpa tarif ini, Hutama Karya telah secara intensif melakukan sosialisasi dan edukasi, meliputi penggunaan kartu uang elektronik, manfaat dan profil jalan tol, tata tertib berkendara, serta informasi mengenai kuliner dan destinasi wisata di sekitar jalan tol melalui berbagai kanal komunikasi.
“Sejak dioperasikan tanpa tarif, seksi 5-6 menambah panjang tol Sibanceh, dan memberikan manfaat yang signifikan, antara lain mengurangi waktu tempuh perjalanan dari Seulimeum ke Baitussalam dari yang semula 1,5 jam menjadi hanya 30 menit saja,” tutup Adjib Al Hakim.
Baca Juga: Hutama Karya Lakukan Kajian Infrastruktur Berkelanjutan di Tiap Jalan Tol, Bukti Komitmen pada ESG
Dengan segera diberlakukan tarif baru, Hutama Karya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk berkendara sesuai dengan tata tertib dan ketentuan yang berlaku di jalan tol.
Berkendara dengan kecepatan minimum 60 km/jam dan maksimum 100 km/jam, dan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.
Pengguna jalan juga diminta untuk segera beristirahat di tempat istirahat terdekat apabila merasa mengantuk, dan apabila terdapat keluhan atau melihat tindak kejahatan yang ada di jalan tol, agar segera melapor ke Call Centre Tol Sigli – Banda Aceh di 0821-6434-6434.***
Artikel Terkait
Rampungkan Bagian dari Dua Proyek EPC, Hutama Karya Segera Berkontribusi pada Kegiatan Industri Semen dan Energi Nasional
Hutama Karya Lakukan Kajian Infrastruktur Berkelanjutan di Tiap Jalan Tol, Bukti Komitmen pada ESG
Hutama Karya Garap 2 Proyek Besar, Pembangunan SPU di Karawang dan Rehabilitasi Jalan di Timor Leste
Gunakan Metode BWRO, Hutama Karya Sediakan Sarana Air Bersih Bagi Warga Desa Batu Teritip, Dumai
Terapkan Aspek Governance dalam ESG, Hutama Karya Tuntaskan Sisa 9 Km Jalan Tol Pekanbaru - Bangkinang