Kabar BUMN - PT Rajawali Nusindo, anak perusahaan dari Holding BUMN Pangan ID Food, meluncurkan pasar murah yang diberi nama Gerakan Pangan Murah (GPM), untuk memastikan kebutuhan pangan tetap terjangkau oleh masyarakat.
Program ini digelar dengan menggandeng Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) dalam upaya menstabilkan harga pangan di berbagai daerah.
Sekretaris Korporasi PT Rajawali Nusindo, Sofyan Effendi, menjelaskan bahwa tahun ini hingga akhir Agustus 2024, GPM telah berhasil dilaksanakan di berbagai provinsi di Indonesia.
Baca Juga: Melihat Keindahan Yogyakarta Saat Malam Hari Melalui Tempat-tempat Wisata yang Penuh Cahaya
Pasar murah ini tidak hanya diadakan di kota-kota besar tetapi juga menjangkau daerah-daerah di tingkat kabupaten.
Menurutnya, pasar murah yang digelar menyediakan berbagai komoditas pangan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, cabai, dan bawang merah.
“Komoditas tersebut sebagian besar merupakan hasil produksi petani lokal yang bekerja sama dengan Rajawali Nusindo,” ujar Sofyan.
Baca Juga: Hadiri Pameran di Hong Kong, BNI Xpora Ajak 5 UKM Binaannya Go Global
Sampai dengan Agustus 2024 ini, Rajawali Nusindo telah melaksanakan GPM di 161 lokasi.
Kegiatan ini akan berlanjut hingga akhir bulan di 158 lokasi tambahan, sehingga total keseluruhan mencapai 379 lokasi.
“Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan intensifikasi kerja sama antara Rajawali Nusindo, ID Food, dan Bapanas,” tutur Sofyan, Senin, (19/8/2024), di Jakarta.
Sofyan menjelaskan, partisipasi Rajawali Nusindo dalam GPM telah dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun ini.
Pada Januari, kegiatan Rajawali Nusindo berpartisipasi sebanyak 29 kali di 2 provinsi dan 5 kabupaten/kota.
Artikel Terkait
PT Rajawali Nusindo Terima Apresiasi Penghargaan di Bidang Kesehatan dari Pemkab Serang
Serah Terima Pengelolaan Proyek Pengembangan RS UNHAS Dihadiri Direktur Utama PT Rajawali Nusindo
Loker Magang di PT Rajawali Nusindo, Mahasiswa S1 Bisa Mendaftarkan Diri Melalui Link Berikut Ini
PT PG Rajawali II, Benteng Terakhir Industri Gula di Jawa Barat yang Kinerjanya Makin Mentereng
Genjot Penyaluran Bantuan Pangan, Rajawali Nusindo Pasok Kebutuhan Telur dan Daging Ayam untuk 560 Ribu Keluarga Risiko Stunting (KRS)