Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Guntur

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 23 Agustus 2024 | 20:40 WIB
PT Pertamina Geothermal Tbk. (PGE) Area Kamojang mendukung pemadaman kebakaran hutan di Gunung Guntur, Jawa Barat, pada Rabu (21/8/2024). (DOK. Pertamina Geothermal Energy)
PT Pertamina Geothermal Tbk. (PGE) Area Kamojang mendukung pemadaman kebakaran hutan di Gunung Guntur, Jawa Barat, pada Rabu (21/8/2024). (DOK. Pertamina Geothermal Energy)

Kabar BUMN - PT Pertamina Geothermal Tbk. (PGE) Area Kamojang mendukung pemadaman kebakaran hutan di Gunung Guntur, Jawa Barat, pada Rabu (21/8/2024).

Dalam proses tersebut, PGE mengirimkan Tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang berhasil mengatasi sebaran api sehingga tidak meluas.

Tindakan ini merespons permintaan bantuan dari Kepala Seksi Wilayah V Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

Baca Juga: Inovasi Terbaru PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE): Flow2Max®️, Siap Tingkatkan Efisiensi Pembangkit Panas Bumi

Keberhasilan pemadaman kebakaran hutan ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara PGE Area Kamojang, BBKSDA, dan berbagai pihak terkait, termasuk relawan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat setempat.

General Manager PGE Area Kamojang Rahmad Harahap menyatakan, PGE selalu siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya penanganan bencana dan perlindungan lingkungan.

“Aksi pemadaman kebakaran hutan ini adalah salah satu bentuk komitmen kami dalam menjaga keutuhan ekosistem di sekitar wilayah operasional kami,” jelasnya.

Baca Juga: PGE Sabet Penghargaan Katadata Green Initiative Awards 2024, Komitmen Energi Bersih Diapresiasi

Tim yang dikerahkan PGE telah berpengalaman dalam pemadaman kebakaran hutan, salah satunya di Gunung Papandayan tahun 2023.

Kebakaran yang melanda kawasan konservasi di Gunung Guntur, termasuk Blok Cigenjreng, Puncak Guntur, Sangiang Buruan, dan Pos 3 pendakian, diperkirakan telah menghanguskan lahan kurang lebih seluas 200 hektare.

Vegetasi yang terbakar meliputi Pinus, Cantigi, Kaliandra, serta berbagai jenis perdu dan semak belukar.

Baca Juga: PGE Area Lahendong Mendukung Terus Upaya Rehabilitasi Monyet Yaki di Sulawesi Utara

Menghadapi medan ekstrem dan keterbatasan sumber air, tim PGE menggunakan ranting kayu untuk memadamkan kebakaran yang membentang sepanjang 1.200 meter dengan tiga titik api utama.

Ini mengingat penggunaan alat berat seperti jet shooter dan pompa air mobile tidak memungkinkan di kondisi tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini