Darmawan menjabarkan, fokus program yang dikompetisikan dalam LYGA berkaitan solusi terhadap perubahan iklim.
Antara lain, energi terbarukan, kesehatan, ketahanan pangan, air bersih, keanekaragaman hayati, pengelolaan sampah menjadi biomassa, serta edukasi terkait transisi energi, hingga penanaman pohon di lahan kritis.
Tak hanya itu, LYGA mendorong berbagai inisiatif lain yang memiliki potensi besar dalam memberikan solusi untuk mengatasi dampak perubahan iklim.
Proses pendaftaran LYGA akan berlangsung dari 12 Agustus hingga 12 September 2024.
Masyarakat umum maupun akademisi yang ingin mendaftar bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi PLN Mobile pada jendela event.
Adapun beberapa kriteria penilaian dari inovasi yang di-submit ke LYGA:
- Keterkaitan permasalahan dengan inovasi program
- Kejelasan rencana capaian program
- Kelayakan program untuk diimplementasikan
- Berdampak pada tujuan Pembangunan berkelanjutan dan mendapatkan nilai tambah jika sekaligus dapat mendukung bisnis PLN
- Strategi keberlanjutan program
Sebanyak enam program dengan ide terbaik akan mendapatkan dukungan pendampingan dan pendanaan program dari PLN.***
Artikel Terkait
Selamat! DirutĀ PLN Sabet Penghargaan Sustainable Leader of The Year in Energy Transition di Lestari Award 2024
Akselerasi Transisi Energi, PLN Jalin Kolaborasi dengan Japan Bank for International Cooperation (JBIC)
PLN Pasang 118 Mikro PLTS untuk Listriki Warga 3 Pulau di Pangkep dengan Energi Terbarukan
Pimpin Transformasi Berkelanjutan, Dirut PLN Raih Penghargaan The Prominent CEO of The Year
Hingga Agustus 2024, 10.000 Ton FABA PLN Nusantara Power Sudah Tersalurkan untuk Pembangunan Infrastruktur IKN Tahap Pertama