"Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam upaya kami beralih ke sumber energi yang lebih berkelanjutan. Green ammonia memiliki potensi besar untuk mengurangi jejak karbon dan mendukung masa depan energi yang lebih bersih di Indonesia," terang Edwin.
Baca Juga: Usai Nonton Dieng Culture Festival, Jangan Lupa Mampir ke Tempat-tempat Wisata Ini
Sementara itu, Direktur Utama PT Pupuk Kujang Maryono mengatakan, Pupuk Kujang mendukung kolaborasi penggunaan green ammonia dalam mengurangi emisi karbon pada pembangkit listrik.
"Sebagai produsen green ammonia, Pupuk Kujang sangat antusias untuk terlibat dalam studi inovatif ini. Kolaborasi ini memungkinkan kami berkontribusi pada solusi energi berkelanjutan mengeksplorasi potensi green ammonia yang sejalan dengan komitmen kami terhadap kelestarian lingkungan," papar Maryono.
Associate Director IHI Corporation, Shinichi Takano menyambut baik kolaborasi teknologi dalam transisi energi, khususnya inovasi terkait green ammonia.
Baca Juga: RS Pusat Pertamina Lanjutkan Operasional Pasca Insiden Kebakaran
"Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan PLN Indonesia Power dan Pupuk Kujang, teknologi amonia kami dapat membantu mentransformasi energi di Indonesia, membuka jalan menuju masa depan yang lebih hijau," jelas Takano.***
Artikel Terkait
PLN Pasang 118 Mikro PLTS untuk Listriki Warga 3 Pulau di Pangkep dengan Energi Terbarukan
Pimpin Transformasi Berkelanjutan, Dirut PLN Raih Penghargaan The Prominent CEO of The Year
Hingga Agustus 2024, 10.000 Ton FABA PLN Nusantara Power Sudah Tersalurkan untuk Pembangunan Infrastruktur IKN Tahap Pertama
PLN Gelar Kompetisi Light Your Green Action 2024, Jaring Inovasi Hijau Cegah Krisis Iklim
PLN Pastikan Pasokan Listrik Stabil untuk Indonesia – Africa Forum ke-2 di Bali