“Kami sangat menghargai kesempatan untuk berkontribusi pada ASEAN Railway CEO’s Conference melalui perwakilan kami, Dani Satriana dan Sosiawan Putra."
"Kehadiran kami di konferensi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat jaringan kereta api ASEAN dan berbagi pengetahuan serta pengalaman yang dapat bermanfaat bagi semua pihak,” kata Supriyanto,
Kegiatan Rangkaian acara 44th ARCEO’s Conference meliputi CEO Meeting, Sharing session dengan jajaran pakar, kegiatan sosial penanaman pohon dan memperkenalkan Bandung sebagai kota wisata yang terkoneksi dengan KAI.
Baca Juga: PT Borneo Alumina Indonesia Buka Lowongan Magang BUMN untuk Mahasiswa Akuntansi
Para delegasi juga berkesempatan menjajal Kereta Cepat pertama di ASEAN Whoosh, Light Rail Transit (LRT), dan Kereta Panoramic.
“Dengan telah beroperasionalnya Whoosh, kereta cepat pertama di ASEAN, serta kereta-kereta hasil inovasi lainnya."
"Seperti Compartemen, panoramic, new generation dan dinning on train, diharapkan, KAI bisa menjadi benchmark bagi operator-operator kereta api di kawasan ASEAN,” tutur Hadis Surya Palapa, Direktur Niaga KAI, selaku Organizing Committee ARCEOs Conference.
Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema "Driving Sustainability with Digital Innovation".
ARCEO’s Conference tahun ini akan berfokus pada pembahasan perkembangan perkeretaapian berkelanjutan dan ramah lingkungan, didukung transformasi digital dalam aspek keselamatan dan pelayanan.
“Sebanyak 103 peserta yang datang dari delapan negara mengikuti kegiatan ini."
Baca Juga: 5 Lima Negara Terkecil di Dunia, Beberapa di Antaranya Berada di Dalam Kota Negara Lainnya
"Selain merasakan kemajuan transportasi perkeretaapian Indonesia, peserta juga akan diajak ke tempat-tempat wisata alam dan budaya seperti Gunung Tangkuban Perahu, mengunjungi NuArt Sculpture Park Bandung, bermain alat musik khas Jawa Barat bersama Saung Angkulung Udjo, serta mengunjungi bangunan bersejarah di Jawa Barat yaitu Gedung Sate".
Didiek juga mengatakan para peserta akan diajak berdiskusi mengenai perkeretaapian dengan cara yang berbeda.
Dengen momen-momen menyenangkan yang akan semakin mempererat hubungan antar delegasi antarnegara.
Artikel Terkait
KAI Hentikan Operasional KA Baturraden Ekspres Per 1 September 2024, Ini Alternatif KA Relasi Bandung - Purwokerto PP Lainnya
KAI Jawab Kebutuhan Penumpang, Jam Operasional LRT Jabodebek Kini Lebih Panjang
HUT ke-16, KAI Commuter Wadahi Seniman dengan Gelar Festival Mural dan Grafiti
KAI Sediakan Rumah Singgah di Dekat Stasiun Terpencil untuk Keselamatan dan Kesejahteraan Pegawai
KAI Resmikan Kembali KA Mutiara Timur dari Ketapang ke Surabaya Pasar Turi