Sumapermila Tak Tahu Suaminya Mendapatkan Perlindungan Sosial BPJS Ketenagakerjaan dari PT Timah, Kini Miliki Bekal untuk Modal Usaha

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 9 September 2024 | 14:30 WIB
Para ahli waris saat menerima klaim Jaminan Kematian Kepesertaan Nelayan CSR PT Timah di Ruang Rapat Utama PT Timah, Jumat (6/9/2024). (Dok. PT Timah)
Para ahli waris saat menerima klaim Jaminan Kematian Kepesertaan Nelayan CSR PT Timah di Ruang Rapat Utama PT Timah, Jumat (6/9/2024). (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - Salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Timah adalah Jaminan Kematian Kepesertaan Nelayan.

Salah satu penerima manfaat ini adalah suami dari Sumapermila, warga Belinyu, Kabupaten Bangka Belitung.

Sebelumnya, ia tidak tahu kalau sang suami, Rasyidi, mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan yang difasilitasi PT Timah tersebut.

Baca Juga: PT Timah Galakkan Program Kemunting untuk Cegah Stunting di Desa Lumut

Sumapermila baru mengetahuinya usai sang suami yang berprofesi sebagai nelayan itu meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Dirinya mendapat informasi dari sesama rekan nelayan bahwa sang suami yang merupakan tulang punggung keluarga terdaftar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang dibantu oleh PT Timah.

Hal ini diceritakannya saat menerima klaim Jaminan Kematian Kepesertaan Nelayan CSR PT Timah bagi para ahli waris di Ruang Rapat Utama PT Timah, Jumat (6/9/2024).

Baca Juga: Mobil Sehat PT Timah Tiba di Desa Lumut, Solusi Kesehatan yang Bantu Biaya Masyarakat

Penyerahan klaim Jaminan Kematian Kepesertaan Nelayan CSR PT Timah ini diserahkan oleh Kepala Divisi CSR PT Timah Rahmat Taufik dan Kepala BPJS Ketenagkerjaan Pangkalpinang, Abdul Shoheh kepada Ahli waris dari Rasyidi, Sumapermila dan Rizon yang merupakan ahli waris dari Erlansyah.

"Saya tidak tahu suaminya saya ikut peserta BPJS Ketenagakerjaan, dikasih tahu sama temannya.

"Kami cari ternyata ada kartunya setelah diurus Alhamdulillah hari ini dicairkan klaimnya," ceritanya.
Ia mengatakan, setelah meninggal suaminya dirinya harus memenuhi kebutuhan anaknya yang masih sekolah.

Baca Juga: Lahan Bekas Tambang Jadi Kebun Buah, Kolaborasi PT Timah dan Kelompok Tani Pemuda Harapan Belo Laut

Mekipun dirinya kerap dibantu oleh anak-anaknya lain.

Dengan adanya santunan ini, akan dimanfaatkan untuk modal usaha dirinya membuka warung sehingga bisa membantu perekonomian keluarga mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini