"Kami belum mendengar ada perusahaan semen lain yang memiliki inovasi sebaik ini. SIG benar-benar memimpin dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang," ujar Socia Prihawantoro.
Baca Juga: Naik Kereta Cepat Whoosh Bisa Gratis Wisata ke 8 Destinasi di Bandung
Sementara itu, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari mengatakan, sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terkemuka, SIG menyadari bahwa peran industri semen sangat vital dalam pembangunan infrastruktur, namun juga menyumbang emisi karbon yang cukup signifikan.
Oleh karena itu, SIG berkomitmen mengurangi dampak lingkungan dari operasionalnya dengan menghadirkan semen hijau, yang dirancang untuk menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah dibandingkan dengan semen konvensional (OPC), tanpa mengurangi kualitas dan kekuatan produk.
“Semen hijau yang dikembangkan SIG dirancang untuk menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah dibandingkan dengan semen konvensional, sehingga tercatat 21% - 38% lebih rendah karbon.
Baca Juga: Perbanyak Charging Station EV, PLN Gandeng PT Utomo Charge+ Indonesia dan ACME Corporation
"Keunggulan inilah yang menjadikan semen hijau SIG sebagai pilihan tepat untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan, termasuk dalam pembangunan mega proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengusung konsep berkelanjutan,” kata Reni Wulandari.***
Artikel Terkait
Stranas PK Fasilitasi Sinergi SIG dan Pemda, Menuju Pengelolaan Sampah yang Transparan
Membangun IKN Bersama, SIG dan Kementerian PUPR Tingkatkan Kompetensi Tenaga Konstruksi
Optimalkan Produk UMKM Nasional dalam Rantai Pasok Bisnis, SIG Raih Lima Penghargaan PaDi Expo & Conference Award 2024
Jadikan Semen Hijau Sebagai “Game Changer”, SIG Ciptakan Peluang Pertumbuhan Melalui Produk Ramah Lingkungan
SIG Hadir untuk Desa, Lakukan Pembangunan Jalan di Enam Desa Rembang dan Blora