Membangun IKN Bersama, SIG dan Kementerian PUPR Tingkatkan Kompetensi Tenaga Konstruksi

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 27 Agustus 2024 | 06:30 WIB
Karyawan SIG menunjukkan cara pengaplikasian produk bata interlock kepada peserta pelatihan tenaga konstruksi di Ibu Kota Nusantara (IKN), pada 12 Agustus 2024.  (DOK.SIG)
Karyawan SIG menunjukkan cara pengaplikasian produk bata interlock kepada peserta pelatihan tenaga konstruksi di Ibu Kota Nusantara (IKN), pada 12 Agustus 2024. (DOK.SIG)

Kabar BUMN - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tidak hanya fokus pada penggunaan semen hijau untuk proyek pembangunan IKN, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi tenaga konstruksi di sana.

Bersama Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) V Banjarmasin, SIG menjalin kolaborasi strategis dalam mengadakan pelatihan dan sertifikasi khusus bagi para pekerja konstruksi di proyek IKN.

Pelatihan ini dirancang untuk mengasah keterampilan dan profesionalisme tenaga konstruksi di IKN, sehingga mereka menjadi lebih terampil dan bersertifikat.

Baca Juga: Perum BULOG Gelar Lomba Penulisan Jurnalistik dan Special Fellowship ke Bali, Batas Pengiriman Karya 31 Agustus 2024

Peserta akan dibekali dengan pengetahuan mendalam tentang material seperti semen, mortar, dan bata interlock, beton, prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), metode konstruksi yang efektif dan efisien, serta pengenalan produk SIG.

Selain itu, tenaga konstruksi juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik pemasangan bata interlock, hingga plester dinding.

Kegiatan sertifikasi yang berlangsung pada 12 – 13 Agustus 2024 tersebut dilakukan melalui proses wawancara, tes keterampilan, dan observasi langsung di lapangan (on site).

Baca Juga: Bank BTN Kembali Buka Pendaftaran Magang via MAGENTA BUMN, Mahasiswa dan Fresh Graduate Bisa Daftar

Kepala Seksi Pelaksanaan BJKW V Banjarmasin, Boma Rizkiko menyambut positif dan mengapresiasi kolaborasi SIG dengan Kementerian PUPR melalui Ditjen Perumahan dan Ditjen Bina Konstruksi dalam memfasilitasi kegiatan pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan peningkatan keahlian bagi tenaga kerja konstruksi untuk bekerja sesuai prosedur dan standar yang berlaku, termasuk menjaga aspek K3.

"Semoga para peserta pelatihan ke depannya mampu menunjukkan kinerja yang terbaik di mana pun mereka bekerja,” kata Boma Rizkiko.

Baca Juga: PLN Gelar Kompetisi Light Your Green Action 2024, Jaring Inovasi Hijau Cegah Krisis Iklim

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, kompetensi tenaga konstruksi menentukan kualitas konstruksi bangunan. Dengan adanya pelatihan yang memberikan pengetahuan teknik konstruksi ini, SIG berharap akan terlahir tenaga konstruksi yang terampil, profesional dan tersertifikasi, untuk mendukung pembangunan di Indonesia dengan hasil konstruksi bangunan yang kokoh dan berkelanjutan.

“Masifnya pembangunan di IKN, diprediksi akan mendongkrak sektor konstruksi di Kalimantan Timur dan daerah sekitarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini