Hari Pemantauan Air Sedunia, Kilang Dumai Komitmen Kelola Air Secara Berkelanjutan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 21 September 2024 | 09:00 WIB
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Dumai komitmen kelola air secara berkelanjutan. (DOK.PT Kilang Pertamina Internasional (KPI))
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Dumai komitmen kelola air secara berkelanjutan. (DOK.PT Kilang Pertamina Internasional (KPI))

Kabar BUMN – Air merupakan salah satu aspek kebutuhan paling esensial bagi kelangsungan hidup setiap orang, termasuk untuk sektor industri.

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Dumai sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di sektor industri migas yang turut memanfaatkan penggunaan air untuk menunjang kegiatan bisnisnya.

Tak hanya itu, kilang Dumai juga terus melakukan pemantauan dan pengelolaan air bersih secara ketat dan berkelanjutan dengan berbagai upaya yang progresif.

Baca Juga: Recreate Adegan-adegan Drakor di Seoul, Berikut Beberapa Tempat Ikonik yang Sering Jadi Lokasi Syuting Drama Korea

Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Dumai, Agustiawan, mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan pengelolaan air dan limbah domestik demi mencapai efisiensi air serta pengelolaan lingkungan dengan menciptakan berbagai inovasi yang inovatif.

“Pengelolaan air secara bijak dan konsisten demi memastikan efisiensi air yang terus dilakukan.

"Ini sudah menjadi komitmen kami dalam mendukung tercapainya tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6 yaitu air bersih dan sanitasi layak, dan ini juga sudah menjadi tanggung jawab kami dalam menjaga lingkungan sekitar yang akan berdampak bagi masyarakat,” jelas Agustiawan.

Baca Juga: Awali Karier di BUMN dengan Magang di AirNav Indonesia, Sedang Dibuka Lowongan Staf Administrasi dengan Kualifikasi Sebagai Berikut

Menurut Agustiawan, upaya yang dilakukan dalam pengelolaan air tersebut dilaksanakan dari sisi internal maupun eksternal perusahaan melalui kolaborasi pada pelaksanaan pengembangan masyarakat lewat program-program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau juga yang dikenal dengan Corporate Social Responsibility (CSR).

Bertepatan dengan peringatan Hari Pemantauan Air Sedunia (World Water Monitoring Day) yang diperingati setiap tanggal 18 September, guna mencapai tujuan dan komitmen tersebut, Kilang Dumai telah berhasil melakukan upaya efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air dalam menjalankan praktik bisnisnya sesuai dengan kajian Life Cycle Assessment (LCA).

Berdasarkan data tahun 2023, Kilang Dumai telah mengimplementasikan program-program Efisiensi Air dan Penurunan Beban Air Limbah untuk menurunkan dampak penggunaan air secara keseluruhan, Eutrofikasi atau pencemaran air akibat meningkatnya kadar mineral dan nutrisi.

Baca Juga: Benahi Sistem Budidaya Lebah Kelulut, PT Pertamina EP Sangatta Berdayakan Petani dan Pariwisata Edukatif di Taman Nasional Kutai

Lalu zat kimia berbahaya terhadap organisme di daratan, ekosistem air tawar hingga ekosistem laut, serta seberapa berbahayanya efek racun bagi suatu organisme yang dibuktikan dengan adanya 85 persen program Efisiensi Air dan 67 persen program Penurunan Beban Air Limbah yang terintegrasi pada evaluasi dampak dari kajian LCA.

Melalui kajian tersebut, secara keseluruhan program Efisiensi Air yang terintegrasi LCA berhasil menciptakan nilai sebesar 1.262.626,02 m3 atau setara dengan 92,08 persen dari nilai yang telah ditetapkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini