“Kami percaya bahwa keberhasilan program CSR Perusahaan merupakan buah kolaborasi Perusahaan dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat dan pemerintah,” ucap Dony.
Program Wasteco telah berhasil direplikasi di sejumlah tempat, salah satunya di Desa Wisata Taro, Gianyar, Bali, dengan bentuk instalasi metode Wasteco untuk pemanfaatan usaha Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
General Manager PHM Setyo Sapto Edi mengungkapkan, replikasi di Desa Taro itu merupakan kolaborasi multipihak untuk memberikan solusi pemanfaatan EBT melalui transfer pengetahuan dari PHM kepada masyarakat.
Baca Juga: Wisata ke Malang malah Hujan? Jangan Khawatir, Kunjungi 4 Destinasi Indoor Ini
Pokdarwis Desa Taro sekarang mampu mengolah gas metana dari limbah lembu putih menjadi sumber energi alternatif untuk mendukung aktivitas restoran di desa wisata tersebut.***
Artikel Terkait
Tidak Main-main, Dua Program CSR Pertamina Hulu Mahakam Peroleh Penghargaan Internasional
Pertamina Hulu Mahakam Resmikan 3 Proyek Strategis di WK Mahakam untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
Menteri ESDM Resmikan Operasional Prototipe Kapal Dual Fuel Milik Pertamina Hulu Mahakam
Operasional Prototipe Kapal Dual Fuel Milik Pertamina Hulu Mahakam Diresmikan Menteri ESDM
Konsisten Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, PT Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Tertinggi SKK Migas