Dongkrak Pendapatan Negara, Kontribusi BUMN Dapat Apresiasi dari Kemenkeu

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 30 September 2024 | 06:00 WIB
Jaringan transmisi SUTT 150 kV PLN yang memasok listrik untuk industri pemurnian nikel di Bantaeng, Sulawesi Selatan. (Dok. PLN)
Jaringan transmisi SUTT 150 kV PLN yang memasok listrik untuk industri pemurnian nikel di Bantaeng, Sulawesi Selatan. (Dok. PLN)

Kabar BUMN - Kontribusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk PT PLN (Persero), dalam meningkatkan pendapatan negara mendapat apresiasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II Thomas Djiwandono dalam konferensi pers APBN KiTa edisi September 2024 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (23/9/2024).

Ia memaparkan, BUMN berperan besar dalam kinerja Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga Agustus 2024 yang mencapai Rp383,8 triliun atau 78 persen dari target APBN 2024.

Baca Juga: Bangun Reputasi Positif, PLN Icon Plus Raih Penghargaan Media Relations Awards 2024

"Capaian ini utamanya disumbang peningkatan kinerja BUMN dan satker Badan Layanan Umum (BLU)," ujar Thomas.

Thomas juga mengungkapkan untuk penerimaan pajak hingga Agustus 2024 tercatat sebesar Rp1.196,54 triliun atauo 60,16 persen dari target APBN 2024.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa sebagai bagian dari BUMN, PLN berkomitmen untuk terus berkontribusi pada pendapatan negara.

Baca Juga: Berprestasi di Ajang ESG Business Awards 2024, PLN Bawa Pulang Dua Penghargaan Internasional dari Singapura

Hal ini tercermin dalam kinerja PLN yang telah berkontribusi pada pendapatan negara melalui setoran dividen untuk kinerja tahun 2023 sebesar Rp3,09 triliun dan kontribusi berupa pajak serta PNBP sebesar Rp31,84 triliun sepanjang 2024.

"Kami terus meningkatkan kinerja keuangan perusahaan demi berkontribusi pada pendapatan negara.

"Di waktu yang bersamaan, kami juga terus menyediakan listrik yang andal, terjangkau dan berkelanjutan untuk seluruh masyarakat,” ujar Darmawan.

Baca Juga: PLN Kembangkan Ekosistem Biomassa untuk Hijaukan dan Produktifkan Lahan Kritis

Darmawan menyebut, ketersediaan listrik andal PLN bukan hanya memenuhi kebutuhan primer masyarakat tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pasalnya, listrik menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian, bisnis dan industri yang pada ujungnya meningkatkan pendapatan negara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini