Gas untuk proyek Cisem II akan bersumber dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) dan potensi lapangan lainnya di Jawa Timur, termasuk WK Agung dan WK Bulu.
Kilang Cilacap, Kilang Balongan, dan berbagai industri di Jawa Barat akan menjadi penerima manfaat dari proyek ini, termasuk jaringan gas rumah tangga serta kebutuhan Pupuk Kujang.
Direktur Utama PGN, Arief Setiawan Handoko, menyatakan bahwa PGN siap mendukung pemanfaatan Pipa Cisem II.
"Kami siap dalam hal pengelolaan, distribusi, dan monetisasi gas bumi agar dapat menarik investor dan menumbuhkan perekonomian," jelasnya.
Arief juga menambahkan bahwa tersambungnya Pipa Cisem I dan II akan memberikan fleksibilitas lebih dalam penyaluran gas dari Jawa Timur ke berbagai pasar di Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Salah satu rencana optimalisasi Pipa Cisem II adalah gasifikasi Kilang Refinery Unit IV Cilacap.
PGN akan membangun infrastruktur distribusi gas yang mencakup Pipa Tegal – Cilacap, yang diharapkan dapat memperluas jangkauan infrastruktur gas di Pulau Jawa.
Proyek ini dijadwalkan mulai pada 2025 dengan commissioning pada triwulan ketiga 2026.
PGN dan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) telah menandatangani Heads of Agreement (HOA) terkait jual beli gas bumi untuk Kilang RU IV Cilacap.
Proses ini sedang dalam tahap penyusunan perjanjian komersial serta persiapan teknis lainnya.
Baca Juga: Pertamina Grand Prix of Indonesia Bawa Berkah untuk UMKM Pertamina, Omzet Mencapai 1 Miliar
Artikel Terkait
Gali Potensi Gas di Jawa Timur, PGN dan Likuid Nusantara Gas Tandatangani MOU Kerja Sama LNG
Pipa PGN di Kuningan Jaksel Kembali Normal, Layanan Gas Kembali Normal
Jelang Upacara HUT RI ke-79, PGN Telah Mengalirkan Gas Bumi di IKN dengan Moda CNG
Jelang Upacara HUT ke-79 RI, PGN Pastikan Gas Bumi Mengalir ke IKN
GerbangBiru Ciliwung, Program PGN Tingkatkan Kualitas Sungai Ciliwung dengan Menggandeng Masyarakat