Konsorsium PHE, Sinopec, dan KUFPEC Teken Kontrak PSC Wilayah Kerja Melati

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 16:30 WIB
PT Pertamina Hulu Energi Sulawesi Melati, Sinopec International Energy Investment (SIEI) Melati Limited dan KUFPEC Indonesia (Melati) B.V teken kontrak Production Sharing Contract (PSC) WK Melati. (DOK.PHE)
PT Pertamina Hulu Energi Sulawesi Melati, Sinopec International Energy Investment (SIEI) Melati Limited dan KUFPEC Indonesia (Melati) B.V teken kontrak Production Sharing Contract (PSC) WK Melati. (DOK.PHE)

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi Sulawesi Melati, Muhamad Arifin mengatakan Wilayah Kerja Melati akan menambah optimisme kami dalam mencari Cadangan Migas.

Baca Juga: Menembus Batas, Hutama Karya Bangun 1.235 Km Jalan Tol Trans Sumatera di Era Jokowi

“Eksplorasi di Indonesia Timur menjadi harapan baru industri migas, kami siap menjalankan komitmen eksplorasi untuk Wilayah Kerja Melati untuk menemukan cadangan baru,” jelas Arifin.

Sebelum melakukan penandatanganan PSC, Kontraktor telah menyelesaikan kewajiban finansial, yaitu pembayaran Bonus Tanda tangan dan menyerahkan Jaminan Pelaksanaan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

Key Terms Principles Joint Operating Agreement (JOA) WK Melati Disepakati

Baca Juga: Menikmati Nuansa Alam Pegunungan dari 5 Destinasi Wisata Terbaik di Magelang

Sebelum penandatanganan PSC, konsorsium WK Melati yang terdiri dari PT Pertamina Hulu Energi Sulawesi Melati, SIEI Melati Limited dan KUFEC Indonesia (Melati) B.V telah menyepakati key terms principles perjanjian operasi bersama atau Joint Operating Agreement (JOA).

Perjanjian ini terkait teknis kerjasama pengelolaan dan pengoperasian Wilayah Kerja Melati yang berada di onshore dan offshore Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

Penandatanganan key terms principles JOA WK Melati dilakukan di The Westin Surabaya pada Senin (14/10/2024).

Baca Juga: Hari Ini, KAI Resmi Luncurkan Kereta Ekonomi New Generation pada KA Progo Relasi Pasar Senen-Lempuyangan

Penandatanganan key terms principles JOA WK Melati dilakukan oleh Direktur PT Pertamina Hulu Energi Sulawesi Melati Muhamad Arifin, Direktur SIEI Melati Limited Qin Shenggao dan Country Manager KUFPEC Indonesia Sarah Al-Baker.

Turut menyaksikan penandatanganan key terms principles JOA WK Melati Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis PHE Rachmat Hidajat.

Dalam pidato sambutannya, Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis PHE Rachmat Hidajat memberikan apresiasi atas terlaksananya penandatanganan key terms principles JOA WK Melati.

Baca Juga: Hadirkan neuCentrIX Pugeran, Telkom Perkuat Ekosistem Digital di Yogyakarta

“Saya senang mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari momen penting ini,” ujar Rachmat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini