Adapun jalan tol ini nantinya akan menghemat waktu tempuh dari exit tol Bangkinang - Pekanbaru ke gerbang tol Pekanbaru - Dumai yang semula satu jam via jalan nasional menjadi 25 menit saja melalui Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.
HKI juga akan membangun sepasang Rest Area dengan luas total 12 hektare yang saat ini masih dalam proses perencanaan konstruksi dan rencananya akan dibangun pada tahun 2025.
Rest area ini nantinya akan terletak lima kilometer dari Gerbang Tol Siak dengan rencana bangun mengadaptasi corak budaya lokal khas Riau dengan berbagai fasilitas.
Fasilitas-fasilitas tersebut diantaranya lahan untuk SPBU, tempat parkir kendaraan besar dan kecil, bengkel perawatan kendaraan, minimarket, masjid, toilet umum, tenant food court, 12 Kios UMKM, taman bermain dan ruang terbuka hijau, serta fasilitas klinik bagi pengendara yang membutuhkan bantuan medis.
Baca Juga: HKI Wakili Indonesia di Konferensi Green Building 2024, Paparkan Inovasi Konstruksi Berkelanjutan
Sebagai informasi, lingkup pekerjaan HKI pada proyek Jalan Tol Lingkar Pekanbaru ini yakni badan jalan tol, tiga jembatan sungai, satu pasang rest area, kantor tol, serta tiga gerbang tol.
Selain itu, jalan tol ini juga direncanakan memiliki lebar jalur 3,6 meter serta jumlah lajur 2x2 pada tahap awal dan 2x3 pada tahap akhir dengan kecepatan rencana 100 km/jam.
Salah satu jembatan ikonik yang dikerjakan HKI adalah Jembatan Sungai Siak yang memiliki total bentang sepanjang 214 meter dengan main span 97,5 meter.
Baca Juga: Progres Signifikan, Tiga Rest Area di Trans Sumatera Garapan HKI Segera Dapat Digunakan
Jembatan ini menggunakan metode balanced cantilever yaitu metode pembangunan bagian jembatan secara bertahap dari kedua sisi luar bentang menuju titik tengah jembatan sehingga akan terbentuk keseimbangan struktur.
Selain itu, jembatan ini juga didesain tidak menggunakan pilar di tengah sungai agar kondisi lingkungan tetap terjaga dan kapal pengangkut logistik dapat melintas di bawahnya tanpa hambatan.
HKI juga telah sepenuhnya menerapkan teknologi digital construction pada proyek Jalan Tol Lingkar Pekanbaru, diantaranya Building Information Modelling (BIM), terrestrial laser scanner (TLS), load scanner, photogrammetry, electronic density gauge (EDG), dan aplikasi HKI APPS.
Baca Juga: Tanggap Darurat Bencana Banjir Padang, HKI Jalankan Amanah Percepat Penanganan Jalan Terdampak
Penerapan teknologi konstruksi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam setiap tahapan konstruksi.
Artikel Terkait
HKI Wakili Indonesia di Konferensi Green Building 2024, Paparkan Inovasi Konstruksi Berkelanjutan
Konstruksi Tol Tanjung Pura – Pangkalan Brandan Capai Progress 92,05%, HKI Terus Genjot Proyek Agar Dapat Segera Rampung
HKI Garap Proyek Pembangunan Junction Palembang yang Hubungkan Dua Tol di Sumatra Selatan
Hubungkan Dua Tol di Sumatra Selatan, HKI Garap Proyek Pembangunan Junction Palembang
Hutama Karya dan HKI Kolaborasi TJSL, Bangun Jembatan Gantung di Padang Pariaman