Pendiri sekaligus CEO Pandu Laut Nusantara, Susi Pudjiastuti dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Natuna dengan sumber daya kelautan perikanan yang sangat kaya tentunya nelayan menjadi sorotan utama untuk dapat terus meningkatkan kualitas produktivitas penangkapan ikan tersebut.
“Wilayah perbatasan sangat strategis, tidak hanya alutsista yang harus kuat tapi harus didukung dengan masyarakat.
“Pulau perbatasan yang diperkuat komponen nelayan sangat penting, kapal nantinya bisa dipakai untuk kehidupan para nelayan itu sendiri logistik angkut sehingga menjadi sebuah sentra ekonomi dan juga sentra pertahanan,” ungkap Susi.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Brahmantya S. Poerwadi mengatakan, Pertamina secara berkelanjutan membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk bisa memberikan manfaat lebih luas kepada berbagai elemen masyarakat.
Baca Juga: Keren! Sanggar Tari Binaan Pertamina Drilling Juara di Kompetisi Tari Internasional
“Kolaborasi Pertamina dengan berbagai pihak untuk melaksanakan bisnis yang berkelanjutan dengan memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian alam, perlindungan terhadap lingkungan hidup, berkontribusi terhadap kemandirian masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup nelayan melalui program Bantuan Kapal dan Jaring Ikan,” papar Brahmantya.***
Artikel Terkait
Keren! Sanggar Tari Binaan Pertamina Drilling Juara di Kompetisi Tari Internasional
Pertamina EP Sukofield Dukung Implementasi Program SRI Satu satunya di Tuban, Solusi Masalah Gagal Panen
Pertamina Goes to Campus di Singapura, Dorong Mahasiswa Indonesia Terlibat dalam Masa Depan Energi Berkelanjutan
Roadmap Bisnis Biofuels dan Dekarbonisasi Diungkap Pertamina di Forum Southeast Asia-Latin American Dialogue
Pertamina Group Borong 3 Penghargaan di Ajang detikcom Awards 2024