Kejurnas kali ini diikuti sekitar 93 atlet dari 22 Pengurus Provinsi (Pengprov), termasuk dari Aceh dan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua, yaitu Papua Pegunungan.
Baca Juga: Usulan Singkong Jadi Komoditas Penerima Subsidi, Pupuk Indonesia Berikan Respons Positif
Kejurnas ini mempertandingkan sebanyak 12 kelas junior putra dan putri, diantaranya, Kelas 45Kg, Kelas 49Kg, Kelas 55Kg, Kelas 59Kg, Kelas 64Kg, dan +64Kg, di bagian putri.
Adapun di bagian putra, Kelas 55Kg, Kelas 61kg, Kelas 67Kg, Kelas 73Kg, Kelas 81Kg, dan +81Kg di bagian putra.
Dapat diketahui, para peserta merupakan atlet yang telah lolos MATP (Minimal Total Angkatan Pertama) yakni, jumlah dari angkatan pertama snatch dan angkatan pertama clean and jerk yang telah ditetapkan oleh Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PABSI.
Baca Juga: Optimalkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi untuk Musim Tanam, Pupuk Indonesia Ajak Petani
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PABSI, Mayjen TNI Marinir (Purn) Djoko Pramono mengapresiasi kontribusi Pupuk Indonesia dalam pembinaan penuh atlet angkat besi nasional mulai dari kelompok remaja, junior hingga senior.
Atlet-atlet ini telah banyak mengharumkan nama bangsa Indonesia di kejuaraan tingkat internasional, termasuk pada Olimpiade Paris beberapa waktu lalu.
"Tujuh kali keikutsertaan kita (cabang olahraga angkat besi, Red) pada Olimpiade selalu menyumbangkan medali untuk Merah Putih.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Gelar Jambore MAKMUR, Upaya Regenerasi Petani untuk Pertanian Berkelanjutan
"Dan medali emas baru sekarang kita dapatkan. Dengan dukungan Pupuk Indonesia, Insya Allah kita bisa mendapatkan emas lagi pada Olimpiade berikutnya.
"Kita tahu perolehan medali emas Olimpiade ini juga tidak lepas dari dukungan Pupuk Indonesia," ujarnya.
Disampaikannya, tahun ini memasuki tahun ketiga Kejurnas Angkat Besi Junior yang didukung oleh Pupuk Indonesia sejak tahun 2022 lalu.
Banyaknya peserta Kejurnas tahun ini menunjukkan adanya keseriusan bersama dalam pembinaan yang sistematis, berjenjang dan berkualitas.
Artikel Terkait
Optimalkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi untuk Musim Tanam, Pupuk Indonesia Ajak Petani
Usulan Singkong Jadi Komoditas Penerima Subsidi, Pupuk Indonesia Berikan Respons Positif
Kesempatan Kerja di BUMN, Pupuk Indonesia Buka Lowongan Magang di Jakarta, Simak Posisi dan Kualifikasinya
Didampingi Karyawan Berpengalaman, Pupuk Indonesia Niaga Siap Dukung Program MAGENTA
PT Pupuk Indonesia Terapkan Teknologi Preci-Rice untuk Tingkatkan Produktivitas Padi di Subang