Berdayakan Masyarakat, PHE ONWJ Ajak Warga Desa Sukajaya Ubah Limbah Cangkang Rajungan Jadi Berkah

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 8 November 2024 | 09:30 WIB
Dosen Universitas Padjadjaran sedang memberikan lokakarya kepada masyarakat perajin pengolah limbah cangkang rajungan. (Dok. PHE ONWJ)
Dosen Universitas Padjadjaran sedang memberikan lokakarya kepada masyarakat perajin pengolah limbah cangkang rajungan. (Dok. PHE ONWJ)

Dengan mendatangkan langsung dua spesialis kitosan, yakni Dr Pipih Suptijah, MBA dan Dr Emma Rochima SPi, MSi, PHE ONWJ mengadakan pelatihan pengolahan kitosan.

Pelatihan mencakup penggunaan alat boiler untuk proses menghilangkan kandungan mineral pada cangkang rajungan menjadi serbuk berserat berwarna putih, yang dinamakan kitosan.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan, PHE ONWJ Ajak Guru di Kepulauan Seribu Susun Modul Kemaritiman

“Kitosan kemudian bisa diolah menjadi pasta gigi, deodoran, cairan pembersih mulut (mouth wash), foot spray, pelapis (coating) buah, edible film, kaldu instan, pengawet ikan, dan pupuk cair,” jelas In-In.

Menurut Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ R Ery Ridwan, setelah masyarakat diberi pelatihan cara mengubah limbah cangkang rajungan jadi kitosan, selanjutnya PHE ONWJ akan mendampingi masyarakat hingga terampil memproduksi secara mandiri.

Targetnya masyarakat dapat membuat pupuk cair dari kitosan, dan memasarkan produk tersebut.

Baca Juga: Bijak Kelola Sampah dan Berdayakan Masyarakat, Mitra PHE ONWJ Dindin Komarudin Raih Kalpataru 2024

Ery menuturkan, program ini merupakan komitmen PHE ONWJ dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pihaknya berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Sukajaya dan menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Kami akan dampingi dari hulu sampai hilir.

Baca Juga: PHE ONWJ Bangun Galangan Kapal di Tambaksari, Ratusan Nelayan Bisa Jauh Lebih Hemat Saat Memperbaiki Kapal

"Mulai dari pembentukan kelompok pengolah, peningkatan kapasitas anggota, pembuatan produk, bantuan alat untuk produksi, bantuan sertifikasi produk, sampai pemasaran.

"Harapan kami, selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kami juga ingin membantu mengurangi dampak lingkungan dari keberadaan limbah cangkang rajungan,” kata Ery.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini