Risiko Bisnis Tinggi, Pertamina Hulu Rokan Tegakkan Integritas dan Etika dalam Budaya Kerja

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 16 November 2024 | 06:45 WIB
Executive Vice President (EVP) Upstream Business PHR Andre Wijanarko saat membuka acara Fraud Awareness yang digelar PHR secara hybrid di WDC Hall Duri. (DOK.Pertamina Hulu Rokan (PHR))
Executive Vice President (EVP) Upstream Business PHR Andre Wijanarko saat membuka acara Fraud Awareness yang digelar PHR secara hybrid di WDC Hall Duri. (DOK.Pertamina Hulu Rokan (PHR))

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina terus berkomitmen dalam kepatuhan akan prinsip etika serta kepatuhan dalam berbisnis.

Kegiatan untuk pencegahan dan pendeteksian melalui Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dilaksanakan di lingkungan organisasi.

Executive Vice President (EVP) Upstream Business PHR Andre Wijanarko menjelaskan, PHR memegang teguh etika dan integritas sebagai budaya. Berbisnis di industri migas memiliki risiko tinggi.

Baca Juga: PELNI Buka Kesempatan Magang untuk Mahasiswa S1 Jurusan Matematika, Ada Benefit Sertifikat Resmi Kementerian BUMN

Untuk itu, lanjut dia, penting membangun pola berbisnis dengan membudayakan etika dan integritas khususnya dalam aktivitas sehari-hari.

“Bagaimana menjalankan hubungan dengan sesama pekerja, mitra kerja, bahkan antar Perusahaan dengan mitra kerja,” ungkap Andre saat membuka acara Fraud Awareness yang digelar PHR secara hybrid di WDC Hall Duri.

Diskusi bertema Fraud Awareness merupakan bagian dari rangkaian acara yang dihelat PHR dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 yang perayaan puncaknya jatuh pada 9 Desember 2024 mendatang.

Baca Juga: 5 Air Terjun di Bogor untuk Wisata di Akhir Pekan Ini

Lebih lanjut, Andre meminta agar budaya tersebut tidak hanya sebagai jargon, karena aktivitas sehari-hari dapat beririsan dengan isu kepatuhan (compliance) atau praktik yang berpotensi pada perilaku semi/fully fraud.

Senada, Manager Internal Control & Compliance PHR, Yogi Anandaru Sunarko menyebut Apresiasi Integrity Compliance and Ethics (ICE) Award yang diterima menunjukkan konsistensi PHR dalam mengimplementasikan serta kuatnya komitmen perusahaan terhadap penegakkan integritas kepada pada karyawan.

Komitmen ini disertai dengan program yang terintegrasi untuk mensosialisasikan aspek etika khususnya kepatuhan dalam berbisnis, pemahaman dan kepatuhan Conflict of Interest, mitigasi dan upaya pencegahan dan pendeteksian kecurangan melalui pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di PHR.

Baca Juga: Dukung Visi Indonesia Emas 2045, PEPC JTB Perkenalkan Industri Hulu Migas Pada Gen Z

“Dukungan dan perhatian yang konsisten dari Direksi, Komisaris, Manajemen Puncak dan seluruh Karyawan sangat diperlukan untuk tetap meningkatkan pemahaman kepada seluruh perwira PHR dan juga pihak lain yang terlibat untuk mewujudkan Good Corporate Governance (GCG) yang berkelanjutan” jelasnya.

Program-program terkait Integritas, Kepatuhan (Compliance), dan Etika merupakan program yang berkelanjutan di perusahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini