Ia berharap, komitmen ini dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan lain di Jawa Barat untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Agus menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat atas dukungan yang diberikan dalam mewujudkan kolaborasi ini.
"Sebagai anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang energi, kami memiliki komitmen tinggi untuk bersama-sama dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan membangun serta menjaga tanah air.
"Tujuan kami adalah memberikan nilai tambah yang tidak hanya berfokus pada ekonomi, tapi juga meliputi kesehatan, pendidikan, dan lingkungan," ujar Agus.
Baca Juga: Risiko Bisnis Tinggi, Pertamina Hulu Rokan Tegakkan Integritas dan Etika dalam Budaya Kerja
Agus juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam setiap program TJSL yang dilakukan.
“Kami percaya bahwa program tanggung jawab sosial dan lingkungan ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang kuat dan lingkungan yang lestari.
"Semoga, melalui kolaborasi ini, kita dapat melihat hasil nyata yang berkelanjutan untuk masyarakat pesisir dan lingkungan Jawa Barat,” tambahnya.
Appostraps merupakan inovasi penanggulangan abrasi, yang telah memperoleh paten dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.
Implementasi appostraps telah terbukti efektif mengatasi abrasi dan membentuk sedimentasi di wilayah pesisir di tiga kabupaten di Jawa Barat, yakni Dusun Pasir Putih dan Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, serta Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran di Kabupaten Karawang; Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang; serta Desa Balongan, Kecamatan Balongan, di Kabupaten Indramayu.
Dibuat dari ban bekas, inovasi appostraps menelan biaya pemasangan yang jauh lebih murah dibandingkan metode penahan abrasi lainnya, seperti geobag atau tanggul beton.
Baca Juga: DAMRI Komitmen Hadirkan Layanan Aman di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi
Dengan bahan dasar yang mudah diperoleh dan biaya yang terjangkau, teknik perakitan appostraps juga mudah, sehingga dapat mudah diduplikasi di mana saja.***
Artikel Terkait
Pertama di Karawang! PHE ONWJ Manfaatkan Ban Bekas untuk Atasi Abrasi Pesisir
PHE ONWJ Mulai Proyek Pengembangan Lapangan OO-OX untuk Tingkatkan Produksi Migas
Kapal Nelayan Alami Mati Mesin, PHE ONWJ Berhasil Selamatkan 10 Awak
PHE ONWJ Wujudkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Pesisir Karawang dengan Jam Pasir
Berdayakan Masyarakat, PHE ONWJ Ajak Warga Desa Sukajaya Ubah Limbah Cangkang Rajungan Jadi Berkah