Jaket WPS-4 Meluncur, Tonggak Awal PT Pertamina Hulu Mahakam di Proyek Sisi Nubi AOI

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 16 November 2024 | 12:30 WIB
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melaksanakan seremoni Sail Away Jacket pertama, yakni jaket WPS-4, Proyek Sisi Nubi Area of Interest (SNB AOI) di lapangan PT Meindo Elang Indah di Tanjung Pinang, Riau. (DOK.PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM))
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melaksanakan seremoni Sail Away Jacket pertama, yakni jaket WPS-4, Proyek Sisi Nubi Area of Interest (SNB AOI) di lapangan PT Meindo Elang Indah di Tanjung Pinang, Riau. (DOK.PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM))

“Selain itu, kami pun mendorong inovasi serta penerapan teknologi berdasarkan praktik-praktik terbaik di industri hulu migas nasional dan global pada seluruh aspek operasi dan bisnis perusahaan,” ungkapnya.

Baca Juga: Aquabike Jetski World Championship 2024: Debut di Parapat, Para Pembalap Tampil Mengagumkan Meski di Bawah Guyuran Hujan

Setyo juga menambahkan bahwa Perusahaan berkomitmen agar proyek ini berjalan lancar dengan tetap mengutamakan keselamatan dan nihil kecelakaan atau zero fatality.

Dalam pelaksanaannya, Proyek SNB AOI berhasil menjaga keselamatan kerja dua juta ham kerja (manhour) tanpa Lost Time Incident (LTI) sampai bulan September 2024.

“Jumlah keseluruhan pekerjaan pada proyek ini sangat tinggi di mana diperkirakan akan mencapai 7 juta jam kerja (manhour) di akhir proyek,” imbuh Setyo.

Baca Juga: Pangkas Jumlah BUMN Karya, Erick Thohir: Infrastruktur Kunci Sukses Percepat Swasembada Pangan dan Hilirisasi

Senior Project Management PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Indra Nugraha yang hadir dalam seremoni Sail Away ini menekankan, proyek SNB AOI merupakan proyek fast track dengan penjadwalan pekerjaan dan sasaran pemenuhan performa fasilitas yang sangat menantang.

“Pertamina saat ini sedang mengelola sumur-sumur yang telah aging, sehingga memerlukan inovasi dan kreativitas yang diterapkan dalam setiap proses proyek yang akan memudahkan jalan menuju ke tahapan kemapanan energi sebagaimana telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Indra juga menambahkan, kerja sama dan koordinasi yang baik sangat dibutuhkan dari semua pihak, termasuk dengan pihak kontraktor Engineering, Procurement, Supply, Construction, and Commissioning (EPSCC) agar proyek ini dapat berjalan dengan lancar.

Baca Juga: Terbang ke Negara Tetangga untuk LEGOLAND Malaysia, Pesan Tiketnya dengan Promo Diskon 50% Bank Mandiri

“Proyek pembangunan di wilayah Pertamina akan semakin masif mulai tahun 2025 dan hal tersebut tentu membutuhkan kerja sama yang baik dari semua pihak.

"Patut menjadi perhatian kita bersama untuk menjaga target onstream proyek agar dapat tercapai sesuai rencana,” tutup Indra.

Load out jacket atau proses memindahkan struktur jaket dan sail away pertama WPS-4 merupakan salah satu tonggak penting dari pelaksanaan Proyek SNB AOI, yang akan diikuti oleh jaket-jaket selanjutnya.

Baca Juga: Dukung Visi Indonesia Emas 2045, PEPC JTB Perkenalkan Industri Hulu Migas Pada Gen Z

Target sail away jaket dimulai di bulan November 2024 sehingga keseluruhan jaket akan terpasang di wilayah operasi PHM pada kuartal pertama tahun 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini