PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jawa Barat Bersinergi untuk Pelestarian Lingkungan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 17 November 2024 | 16:00 WIB
Penandatanganan kerja sama pelestarian lingkungan antara PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jawa Barat, di Taman Hutan Raya Juanda, Bandung, Kamis (7/10/2024). (Dok. PHE ONWJ)
Penandatanganan kerja sama pelestarian lingkungan antara PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jawa Barat, di Taman Hutan Raya Juanda, Bandung, Kamis (7/10/2024). (Dok. PHE ONWJ)

"Harapan saya, komitmen ini dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan lain di Jawa Barat untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan," tambah Dodit.

Baca Juga: Kapal Nelayan Alami Mati Mesin, PHE ONWJ Berhasil Selamatkan 10 Awak

Sementara itu, Agus Suprijanto menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat atas dukungan yang diberikan dalam mewujudkan kolaborasi ini.

"Sebagai anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang energi, kami memiliki komitmen tinggi untuk bersama-sama dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan membangun serta menjaga tanah air.

"Tujuan kami adalah memberikan nilai tambah yang tidak hanya berfokus pada ekonomi, tapi juga meliputi kesehatan, pendidikan, dan lingkungan," ujar Agus.

Baca Juga: PHE ONWJ Mulai Proyek Pengembangan Lapangan OO-OX untuk Tingkatkan Produksi Migas

Agus juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam setiap program TJSL yang dilakukan.

“Kami percaya bahwa program tanggung jawab sosial dan lingkungan ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang kuat dan lingkungan yang lestari.

"Semoga, melalui kolaborasi ini, kita dapat melihat hasil nyata yang berkelanjutan untuk masyarakat pesisir dan lingkungan Jawa Barat,” tambahnya.

Baca Juga: Pertama di Karawang! PHE ONWJ Manfaatkan Ban Bekas untuk Atasi Abrasi Pesisir

Appostraps merupakan inovasi penanggulangan abrasi, yang telah memperoleh paten dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.

Implementasi appostraps telah terbukti efektif mengatasi abrasi dan membentuk sedimentasi di wilayah pesisir di tiga kabupaten di Jawa Barat, yakni Dusun Pasir Putih dan Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, serta Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran di Kabupaten Karawang; Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang; serta Desa Balongan, Kecamatan Balongan, di Kabupaten Indramayu.

Dibuat dari ban bekas, inovasi appostraps menelan biaya pemasangan yang jauh lebih murah dibandingkan metode penahan abrasi lainnya, seperti geobag atau tanggul beton.

Baca Juga: Siaga dan Responsif, Tim PHE ONWJ Selamatkan 18 Awak Kapal Karam di Perairan Kepulauan Seribu

Dengan bahan dasar yang mudah diperoleh dan biaya yang terjangkau, teknik perakitan appostraps juga mudah, sehingga dapat mudah diduplikasi di mana saja.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini