Fasilitas pelabuhan juga ditingkatkan.
Baca Juga: Hari Ini Kesempatan Terakhir! Kirim Karyamu untuk Lomba Foto Pesona DAMRI
Di Pelabuhan Ketapang, kapasitas parkir mencapai 1.670 kendaraan kecil dengan dukungan 26 loket, 110 CCTV, dan posko kesehatan.
Sementara di Gilimanuk, kapasitas parkir ditambah menjadi 1.335 kendaraan kecil, dilengkapi 19 loket, 87 CCTV, serta fasilitas tambahan lainnya.
Dermaga LCM baru di kedua pelabuhan juga memungkinkan penambahan kapasitas hingga ribuan kendaraan kecil.
Baca Juga: Eksplorasi Wisata Alam Pegunungan di Kebumen, Ada Bukit bak Nusa Penida Bali
Penerapan delaying system dan buffer zone menjadi kunci utama kelancaran lalu lintas menuju pelabuhan.
Di Ketapang, buffer zone berada di Grand Watudodol, Terminal Sritanjung, dan Bulusan, sementara di Gilimanuk, lokasi buffer mencakup UPPKB Cekik dan Terminal Kargo.
Langkah ini dirancang untuk meminimalkan antrian panjang di akses utama pelabuhan.
Selain itu, ASDP terus menyempurnakan layanan Ferizy dengan peningkatan kapasitas server dan fitur user experience yang lebih ramah pengguna.
Penertiban agen tiket juga dilakukan melalui fitur geofencing, memastikan pengguna jasa memperoleh pengalaman pembelian tiket yang efisien dan aman.
ASDP mengimbau pelanggan untuk membeli tiket secara online melalui Ferizy, dengan memperhatikan radius pembelian minimum: 2,65 km dari Pelabuhan Ketapang dan 2 km dari Pelabuhan Gilimanuk.
Baca Juga: Proyek Jalan Soreang–Rancabali–Cidaun Rampung Akhir 2024
"Kami berharap kelancaran layanan Nataru 2024/2025 dapat tercapai dengan dukungan aktif semua pihak, termasuk para pengguna jasa," tutup Shelvy.
Artikel Terkait
Jelang Nataru 2024/2025, ASDP Pastikan Kesiapan Fasilitas dan Layanan Prima di Lintasan Merak-Bakauheni
ASDP Siapkan KMP Cucut untuk Layani Warga Terdampak Erupsi Lewotobi di Rute Sape-Labuan Bajo
Sinergi ASDP-BUMN, Hadirkan Bazar UMKM "Pesona Timur Indonesia" untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Aquabike Jetski World Championship 2024: ASDP Catat Penumpang Ferry di Danau Toba Melonjak hingga 12,7 Persen
Eksplorasi Keajaiban dan Magnet Wisata Labuan Bajo Bersama ASDP