Pertama stabilitas keuangan, kedua kembali ke core business sebagai perusahaan penyedia jasa kontruksi, ketiga melakukan divestasi di sisa 10 ruas jalan tol, keempat memperkuat tata kelola dan manajemen risiko perusahaan yang bertanggung jawab.
"Terakhir, kami berkomitmen untuk terus melanjutkan peningkatan kualitas human resources insan Waskita di mana dalam bisnis jasa konstruksi Human Resources sebagai kunci utama dalam menjalankan proses bisnis.
"Peningkatan Kompetensi diantaranya melalui Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK), pelatihan dan peningkatan kompetensi diseluruh lini industri Jasa Konstruksi," jelasnya.
Baca Juga: Atasi Sampah Kota Bandung, Pindad Gelar Sosialisasi dan Beri Bantuan Kompor Ramah Lingkungan
Ia menegaskan, Waskita tetap optimis dapat meningkatkan pencapaian nilai kontrak baru. Ada beberapa strategi kunci yang Perseroan siapkan, di antaranya fokus pada pasar baru dengan menyasar berbagai proyek BUMN, BUMD, dan swasta.***
Artikel Terkait
Bendungan Jlantah di Karanganyar Hampir Rampung, Waskita Karya: Bendungan Dapat Mengairi 1.494 Hektare Lahan Persawahan
Waskita Toll Road Raih Sertifikasi ISO 37001:2016, Bukti Komitmen Terus Tingkatkan Tata Kelola Perusahaan
Waskita Karya Pecahkan Dua Rekor MURI di Proyek LRT Jakarta Fase 1B
Waskita Beton Precast Optimis Selesaikan Suplai Produk Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai pada September 2025
Direktur Operasi Waskita Karya Kunjungi Bendungan Jragung, Targetkan Selesai Dibangun 2025