Waskita Karya Kebut Pembangunan Bendungan Tertinggi di Asia Tenggara, Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 07:00 WIB
Progres pembangunan Bendungan Bener yang dikerjakan oleh Waskita Karya, target selesai 2026. (Dok. Waskita Karya)
Progres pembangunan Bendungan Bener yang dikerjakan oleh Waskita Karya, target selesai 2026. (Dok. Waskita Karya)

Keberadaan Bendungan Bener akan meningkatkan produktivitas pertanian, karena dapat mengairi lahan irigasi seluas 15.519 hektar (ha) di Kabupaten Purworejo, lalu mampu menampung air hingga 92 juta meter kubik (m3).

Baca Juga: Direktur Operasi Waskita Karya Kunjungi Bendungan Jragung, Targetkan Selesai Dibangun 2025

"Manfaat lainnya yakni dapat menyuplai air baku untuk keperluan rumah tangga, kota, dan industri sebesar 1.500 liter per detik ke Kabupaten Purworejo, Kebumen, serta Kulon Progo, termasuk Bandara YIA," tutur dia.

Bendungan Bener, sambungnya, berpotensi pula menyuplai energi listrik sebesar 10 Megawatt (Mw).

Bahkan mampu mencegah banjir di sekitar bendungan.

Baca Juga: Waskita Karya Pecahkan Dua Rekor MURI di Proyek LRT Jakarta Fase 1B

PSN tersebut mampu mereduksi debit banjir dari 583,94 m3 per detik menjadi 178 m3 per detik atau 70 persen pada debit banjir per 25 tahun (Q25).

Proyek itu, sambung Ermy, bisa juga dimanfaatkan untuk pariwisata, dengan posisinya yang diapit dua bukit, sehingga menambah keindahan deretan wisata alam di Jawa Tengah.

Keberadaan Bendungan Bener pun cukup strategis karena berdekatan dengan Desa Penungkulan, Mranti, Kedungputri, Mranti, Jrakah, Loning, Kragilan, dan Boro.

Baca Juga: Bendungan Jlantah di Karanganyar Hampir Rampung, Waskita Karya: Bendungan Dapat Mengairi 1.494 Hektare Lahan Persawahan

Bendungan ini dapat pula dimanfaatkan di bidang perikanan sekaligus sebagai area konservansi Daerah Aliran Sungai (DAS) Bogowonto.

"Maka bisa berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Purworejo," katanya.

Sebagai informasi, Bendungan Bener paket dua dikerjakan oleh Waskita Karya melalui Kerja Sama Operasi (KSO) Waskita-Jatiwangi.

Baca Juga: Waskita Karya Pacu Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Capai 31,14 Persen dan Ditargetkan Beroperasi 2027

Nilai kontraknya sekitar Rp 571,2 miliar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini