Keberadaan Bendungan Bener akan meningkatkan produktivitas pertanian, karena dapat mengairi lahan irigasi seluas 15.519 hektar (ha) di Kabupaten Purworejo, lalu mampu menampung air hingga 92 juta meter kubik (m3).
Baca Juga: Direktur Operasi Waskita Karya Kunjungi Bendungan Jragung, Targetkan Selesai Dibangun 2025
"Manfaat lainnya yakni dapat menyuplai air baku untuk keperluan rumah tangga, kota, dan industri sebesar 1.500 liter per detik ke Kabupaten Purworejo, Kebumen, serta Kulon Progo, termasuk Bandara YIA," tutur dia.
Bendungan Bener, sambungnya, berpotensi pula menyuplai energi listrik sebesar 10 Megawatt (Mw).
Bahkan mampu mencegah banjir di sekitar bendungan.
Baca Juga: Waskita Karya Pecahkan Dua Rekor MURI di Proyek LRT Jakarta Fase 1B
PSN tersebut mampu mereduksi debit banjir dari 583,94 m3 per detik menjadi 178 m3 per detik atau 70 persen pada debit banjir per 25 tahun (Q25).
Proyek itu, sambung Ermy, bisa juga dimanfaatkan untuk pariwisata, dengan posisinya yang diapit dua bukit, sehingga menambah keindahan deretan wisata alam di Jawa Tengah.
Keberadaan Bendungan Bener pun cukup strategis karena berdekatan dengan Desa Penungkulan, Mranti, Kedungputri, Mranti, Jrakah, Loning, Kragilan, dan Boro.
Bendungan ini dapat pula dimanfaatkan di bidang perikanan sekaligus sebagai area konservansi Daerah Aliran Sungai (DAS) Bogowonto.
"Maka bisa berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Purworejo," katanya.
Sebagai informasi, Bendungan Bener paket dua dikerjakan oleh Waskita Karya melalui Kerja Sama Operasi (KSO) Waskita-Jatiwangi.
Nilai kontraknya sekitar Rp 571,2 miliar.
Artikel Terkait
Waskita Karya Pecahkan Dua Rekor MURI di Proyek LRT Jakarta Fase 1B
Direktur Operasi Waskita Karya Kunjungi Bendungan Jragung, Targetkan Selesai Dibangun 2025
Pasca Restrukturisasi, Waskita Karya Tegaskan Komitmen Jaga Sustainability Bisnis
Waskita Karya Tanam 256 Pohon di Proyek Bendungan Jragung dalam Rangka Hari Menanam Pohon
Waskita Karya Garap Proyek Tol Patimban, Realisasi Sudah Mencapai 29,09 Persen