Jelang Libur Nataru, InJourney Siap Dukung Layanan Kebandaraudaraan dan Aviasi

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 09:40 WIB
InJourney bersiap dukung pelayananan kebandarudaraan jelang libur Nataru. (Dok. InJourney)
InJourney bersiap dukung pelayananan kebandarudaraan jelang libur Nataru. (Dok. InJourney)

Untuk menyambut kenaikan lalu lintas di bandara selama periode Nataru, InJourney Airports mempersiapkan pelayanan pada posko terpadu di 37 Bandara InJourney Airport.

Seluruh bandara di bawah InJourney Airports akan beroperasi selama 24 jam selama 18 hari dari 19 Desember hingga 5 Januari 2025.

InJourney berharap dengan operasional yang penuh selama 24 jam ini akan mendukung kelancaran persiapan bandara menyambut Nataru 2024/2025.

Baca Juga: InJourney Raih Penghargaan Best Business Transformation 2024 dari SWA

Untuk memaksimalkan kelancaran aktivitas perjalanan penumpang, InJourney Airports menyiapkan 15.998 personel, dan juga beberapa touch point yaitu customer cervice 336 personel, facility care 2.883 personel, trolleyman 381 personel.

Dengan persiapan personel yang cukup, diharapkan pada saat peak season seluruh touch point penumpang dapat terlayani dengan baik.

“InJourney juga menyampaikan dukungan untuk penurunan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) selama 16 hari dari tanggal 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025, yang berlaku untuk seluruh penerbangan domestik kelas ekonomi.

Baca Juga: InJourney Hospitality Berpartisipasi dalam 3In1 Webinar Universitas Brawijaya, Mendukung Sustainable Smart Tourism

"Kami berharap inisiatif dukungan yang kami lakukan ini akan memberikan multiplier effect yang tinggi pada sisi ekonomi, terutama pada kebangkitan pariwisata Indonesia,” tambah Maya Watono.

Transformasi Bandara Soekarno Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai

InJourney Airports juga tengah melakukan transformasi di Bandara Soekarno Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai bandara yang paling sering dilewati saat periode Nataru.

Baca Juga: InJourney Jadi Tuan Rumah BUMN Learning Festival di Bali, Dukung Pembelajaran Berkelanjutan untuk SDM BUMN

Proses transformasi dilakukan meliputi 3P yakni Premises, Process, dan People.

Premises merupakan peningkatan kualitas infrastruktur bandara yang berfokus pada customer experience.

Langkah yang dilakukan antara lain melalui beautifikasi Terminal 3, implementasi ATRS & CT X-Ray dan Paviliun Indonesia, optimalisasi suhu udara, beautifikasi terminal dan lounge khusus umrah di Terminal 2F, aksesibilitas, dan overlay runway selatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini