Dibangun Brantas Abipraya, Bendungan Keureuto Diproyeksikan Reduksi Banjir 30%

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 9 Desember 2024 | 11:00 WIB
Progres pembangunan Bendungan Keureuto yang dibangun oleh Brantas Abipraya. (Dok. Brantas Abipraya)
Progres pembangunan Bendungan Keureuto yang dibangun oleh Brantas Abipraya. (Dok. Brantas Abipraya)

Selain itu, bendungan ini juga dilengkapi dengan sistem pemantauan yang canggih untuk memastikan keamanan dan operasional yang optimal.

Baca Juga: Brantas Abipraya Bangun Bendungan Jragung: Solusi Air Baku dan Ketahanan Pangan untuk Jawa Tengah

Keberhasilan pembangunan Bendungan Keureuto tidak terlepas dari kolaborasi yang erat antara Brantas Abipraya, Pemerintah Daerah, dan masyarakat Aceh Utara.

Mulai dari tahap sosialisasi awal, pembentukan kelompok kerja masyarakat, hingga pelaksanaan pembangunan, masyarakat selalu dilibatkan secara aktif.

Hal ini terlihat dari partisipasi mereka dalam musyawarah desa, penyampaian masukan terhadap desain bendungan, serta penyediaan tenaga kerja lokal.

Baca Juga: Sinergi Brantas Abipraya dan Diskonsau: Gelar Pelatihan BIM untuk Tingkatkan Kompetensi di Kancah Nasional & Internasional

Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, proyek ini tidak hanya menjadi proyek pemerintah, tetapi juga menjadi proyek milik masyarakat.

Bendungan ini diharapkan dapat menarik investasi dan meningkatkan perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong pengembangan sektor pariwisata.

Dengan semua manfaat tersebut, masyarakat dan pemerintah setempat berharap bahwa Bendungan Keureuto akan menjadi salah satu landmark penting dalam pembangunan wilayah Aceh Utara. 

Baca Juga: Deadline Hari Ini! Jangan Lewatkan Pengalaman Berharga Magang di Brantas Abipraya, Mahasiswa S1 Bisa Melamar

"Bendungan Keureuto bukan hanya sebuah infrastruktur, tetapi juga simbol komitmen kami dalam pembangunan berkelanjutan.

"Kami berharap Bendungan Keureuto ini dapat menjadi contoh bagi proyek-proyek infrastruktur lainnya di Indonesia, yang mengutamakan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan," tutup Muhammad Toha Fauzi,  Direktur Operasi I PT Brantas Abipraya (Persero).***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini