"Misal pada SMPN 2 Cianjur, kami turut merenovasi lapangan upacaranya," jelas dia.
Ermy berharap, seluruh warga Kabupaten Cianjur yang terdampak gempa bumi pada 21 November 2022 lalu itu dapat kembali menjalani kegiatan sehari-hari dengan nyaman.
Seperti diketahui, bencana tersebut menyebabkan kerusakan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum.
Sebagai informasi, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 triliun guna perbaikan 98 ribu unit rumah yang rusak.
Sementara untuk rehabilitasi dan renovasi prasarana pendidikan yang dikerjakan Waskita Karya, anggarannya sekitar Rp288,6 miliar, lalu pada penanganan infrastruktur permukiman, nilai kontrak yang diperoleh Perseroan sebesar Rp63,65 miliar.***
Artikel Terkait
Waskita Karya Tanam 256 Pohon di Proyek Bendungan Jragung dalam Rangka Hari Menanam Pohon
Waskita Karya Garap Proyek Tol Patimban, Realisasi Sudah Mencapai 29,09 Persen
Waskita Karya Kebut Pembangunan Bendungan Tertinggi di Asia Tenggara, Siap Wujudkan Swasembada Pangan
Waskita Karya Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2024
Waskita Karya Raih Kontrak Baru Senilai Rp215 Miliar untuk Gedung Kantor Gubernur Papua Selatan