Dhetik menjelaskan, bendungan yang didesain dengan tinggi 70 meter dari pondasi terdalam dan memiliki panjang 404 meter tersebut memiliki kapasitas tampung sebanyak 10,97 meter kubik (m3).
Kemudian air baku yang bisa disuplai mencapai 150 liter per detik (l/dt) untuk Kecamatan Jumapolo, Kecamatan Jumantono, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar.
Baca Juga: Finnet dan Muhammadiyah Luncurkan WA Bot, Mudahkan Kegiatan Administrasi Anggota
"Bendungan Jlantah pun mampu mereduksi banjir di persawahan di Desa Bendosari, Kabupaten Sukorharjo, hingga 87 ha,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, bendungan ini juga mendukung ketahanan energi, karena berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLMTH) sebesar 0,625 Megawatt (Mw).***
Artikel Terkait
Wapres Gibran Tinjau Proyek Medan Islamic Center Garapan Waskita Karya, Siap Jadi Pusat Peradaban Islam di Sumut
Waskita Karya Targetkan Bendungan Jlantah Siap Rampung Awal 2025, Jadi Harapan Baru Ketahanan Pangan
Jelang 2025, Waskita Karya Tangani Proyek Pengembangan Lahan Papua Selatan
Siap Jadi Kebanggaan Warga Malang, Proyek Renovasi Stadion Kanjuruhan Garapan Waskita Karya Ditinjau Wamen PU
Waskita Karya Pastikan Jembatan Dirgahayu di Tol IKN Segera Rampung, Pangkas Waktu Tempuh Balikpapan ke IKN