Kabar BUMN – Kabupaten Ngawi, salah satu sentra produksi padi terbesar di Jawa Timur, memainkan peran penting dalam mendukung sektor pertanian.
Untuk mendukung produktivitas ini, Pupuk Indonesia memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi dengan menyediakan infrastruktur pendukung berupa gudang-gudang lini III.
Jawa Timur sendiri mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi hingga 1,88 juta ton pada 2025, menjadikannya wilayah dengan alokasi terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Panduan Mengatasi Insomnia pada Anak, 7 Tips Penting untuk Para Orang Tua
Gudang Lini III Sidokerto, yang berlokasi di Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, menjadi salah satu titik vital dalam pendistribusian pupuk bersubsidi.
Dengan kapasitas mencapai 10.750 ton, gudang ini menjadi pusat penyimpanan utama untuk wilayah Ngawi dan sekitarnya.
Selain itu, Gudang Lini III Paron yang juga berada di Ngawi memiliki kapasitas penyimpanan hingga 10.000 ton. Keberadaan dua gudang ini memastikan petani mendapatkan akses pupuk bersubsidi yang memadai.
Baca Juga: PT Timah Berikan Solusi Kesehatan dengan Bantuan Biaya Pengobatan
Distribusi Lancar Berkat Infrastruktur Modern
General Manager Wilayah 2 Pupuk Indonesia, Fickry Martawisuda, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Gudang Lini III Sidokerto.
Ia memastikan kesiapan stok dan distribusi pupuk bersubsidi berjalan lancar.
Baca Juga: Waskita Karya Resmi Keluar dari Daftar Hitam, Siap Perkuat Bisnis di 2025
"Kami memastikan proses aliran barang, baik stok pupuk yang masuk maupun keluar dari gudang ini, berjalan tanpa kendala,” ujarnya.
Artikel Terkait
Kontribusi Signifikan bagi UMKM, Perputaran Ekonomi Selama Rangkaian HUT Pupuk Kaltim Capai Rp1,79 Miliar
Sudah Dimulai per 1 Januari 2025, Distribusi Pupuk Bersubsidi Resmi Berjalan!
Pupuk Indonesia Salurkan Pupuk Subsidi Per 1 Januari 2025, Begini Cara Menebusnya Menggunakan KTP dan Kartu Tani
Pupuk Indonesia Raih Peringkat Tertinggi idAAA dari PEFINDO dengan Prospek Stabil
Pupuk Kaltim Apresiasi 39 Distributor dan Sales Force dengan Penghargaan Terbaik