100 Hari Kerja Presiden Prabowo: Pertahanan Keamanan dan Swasembada Pangan Jadi Sorotan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 21 Januari 2025 | 16:30 WIB
Kolaborasi antar-kementerian menjadi kunci sukses 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto. (DOK.Humas Kementerian BUMN)
Kolaborasi antar-kementerian menjadi kunci sukses 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto. (DOK.Humas Kementerian BUMN)

Kabar BUMNPresiden Prabowo Subianto telah melewati 100 hari pertama masa kepemimpinannya dengan berbagai langkah strategis untuk membawa Indonesia menuju kemajuan.

Salah satu pencapaian signifikan yang dapat dicatat adalah upaya luar biasa dalam memperkuat pertahanan keamanan serta mencapai swasembada di sektor pangan.

Kesuksesan tersebut tak lepas dari sinergi yang solid dari Kementerian BUMN, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, Badan Gizi Nasional, hingga Kementerian Perdagangan yang memegang peranan strategis dalam pemerintahan.

Baca Juga: Cari Tempat Nongkrong Seru di Rancaekek Bandung? Coba Kunjungi Cafe-cafe Ini

1. Kolaborasi Kementerian BUMN dengan Kementerian Pertahanan dalam Penguatan Sistem Pertahanan Keamanan

Sejak awal masa pemerintahan, Kementerian BUMN telah memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pertahanan untuk mempercepat proses produksi dan penyediaan alutsista melalui BUMN yang bergerak di sektor manufaktur pertahanan.

Kolaborasi ini mencakup berbagai perusahaan BUMN seperti Pindad, yang bertanggung jawab untuk menyediakan produk pertahanan darat; PT PAL untuk pertahanan laut; PT Dirgantara Indonesia untuk pertahanan udara; dan PT Dahana yang memproduksi bahan baku munisi.

Baca Juga: Dukung Pariwisata di Sukabumi, Perhutani Salurkan Bantuan Rp45 Juta untuk Pelatihan dan Pengadaan Fasilitas

BUMN ini bekerja bersama untuk mendukung kebutuhan sistem pertahanan yang semakin maju, guna menjaga kedaulatan Indonesia.

Langkah ini juga mengarah pada penguatan industri dalam negeri yang tidak hanya mengandalkan impor, namun dapat memproduksi alat pertahanan yang dibutuhkan di dalam negeri, memberikan dampak positif bagi ekonomi dan kemandirian teknologi pertahanan Indonesia.

2. Kolaborasi antara Kementerian BUMN dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Kepala Badan Pangan Nasional untuk Mendukung Swasembada Pangan

Baca Juga: Sebelas Kapal Penumpang Modifikasi Rute, PELNI Hadapi Tantangan Usia Kapal dan Persaingan Swasta

Salah satu aspek krusial dalam mendukung ketahanan nasional adalah swasembada pangan.

Dalam hal ini, Kementerian BUMN berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Kepala Badan Pangan Nasional untuk memastikan keberlanjutan produksi pangan yang cukup untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.

Kementerian BUMN mendorong sinergi antara BUMN, seperti BULOG, RNI, dan Pupuk Indonesia. Berbagai langkah telah diambil untuk memperkuat sektor pangan.

Baca Juga: Evaluasi Nataru: Bekal Penting untuk Optimalisasi Angkutan Lebaran 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini