Personel Perusahaan juga dapat melakukan mobilisasi dengan lebih efisien karena IGOS memberikan titik akurat seandainya terjadi sebuah insiden di lapangan.
Baca Juga: Jakarta Electric PLN Sukses Menjadi Tuan Rumah dan Menang di PLN Mobile Proliga 2025 Seri Malang
Pada kesempatan yang sama, Achmad Khoiruddin menyampaikan apresiasinya atas kerja sama ini.
“Sinergi antara Pertamina Drilling dan Badak LNG mencerminkan komitmen Perusahaan dalam menciptakan sistem terintegrasi yang lebih efisien terhadap industri gas bumi.
"Hadirnya IGOS dapat membantu Perusahaan dalam membuat keputusan yang lebih efektif,” ungkapnya.
Baca Juga: Karsa dan Karya Wartinah, Kisah Mantan Buruh Migran Menuju Kemandirian
Hasil akhir yang diharapkan dari sinergi ini adalah peningkatan kapabilitas respon darurat di Badak LNG melalui integrasi Real-Time Dynamic Plume Modeling yang dilengkapi dengan sistem deteksi gas dan petir.
Kolaborasi Pertamina Drilling dan Badak LNG dalam penerapan IGOS merupakan langkah signifikan bagi industri gas bumi Indonesia.
Implementasi IGOS akan menjadi tonggak penting dalam modernisasi industri gas bumi Indonesia dan juga berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Purwokerto, Dari yang Manis, Pedas hingga Unik pun Ada
Ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang komitmen bersama untuk membangun industri gas bumi Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan untuk masa depan.***
Artikel Terkait
Badak LNG Dukung Pendidikan Berkualitas, Bersama Yayasan OGFICE Salurkan Beasiswa Kepada Generasi Muda Bontang
Delegasi Tanzania Dalami Industri LNG Lewat Kunjungan ke Kilang Badak LNG
Pencapaian Baru Pertamina Drilling: Operasi Fracturing Berjalan Lancar di Blok Rokan
Semangat Baru di Tahun 2025: Pertamina Drilling Gelar Townhall Meeting dan Doa Bersama
Tutup Tahun dengan Kinerja Gemilang, Pertamina Drilling Cetak Berbagai Pencapaian di Penghujung 2024