Turut menyaksikan penandatanganan JOA WK Melati Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis PHE Rachmat Hidajat dan Direktur Sumber Daya Manusia & Penunjang Bisnis PHE Whisnu Bahriansyah.
"Awal Februari mendatang harapannya kami selaku Operator WK Melati sudah mulai melakukan studi lanjutan, survei seismik, aktivitas eksplorasi dan pengeboran untuk memastikan temuan minyak atau gas bumi," ujar Direktur PHESM Muhamad Arifin.
Sementara itu, dua mitra Pertamina di Konsorsium WK Melati, KUFPEC dan SIEIML mengapresiasi kerja sama yang solid di antara para mitra kerja.
Country Manager KUFPEC Indonesia Sara Al-Baker menyampaikan bahwa dengan ditandatanganinya JOA WK Melati diharapkan dapat memperlancar kegiatan operasi di WK Melati sehingga dapat diperoleh temuan hidrokarbon yang besar.
Baca Juga: Satu-satunya dari Indonesia, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Masuk Top 50 ESG Global 2025
Direktur SIEIML Qin Shenggao juga menuturkan bahwa harapannya di WK Melati akan ditemukan hidrokarbon yang bisa dikomersialkan.
"Kami akan mendukung penuh proyek ini bersama dengan KUFPEC," ujar Qin.***
Artikel Terkait
PHE ONWJ Dorong Kesejahteraan Masyarakat dengan 49 Program CSR di Tahun 2024
EVE Ejector, Inovasi PHE ONWJ untuk Kurangi Emisi dan Tingkatkan Kinerja Operasi
Dukung Nelayan Kepulauan Seribu, PHE OSES Bantu Keramba Jaring Apung
Awal 2025 yang Menggebrak! PHE Catat Sumur Pengeboran BNG-064 Tembus 990% dari Target
Berkat Gerobak Serbaguna PHE OSES, Pulau Kelapa Kini Bebas dari Tumpukan Sampah