"Ini adalah peluang untuk SIG. Pemerintah terus melakukan berbagai upaya termasuk mengamankan komitmen investasi luar negeri seperti Qatar, untuk pembangunan 4 - 6 juta rumah," kata Hashim dalam keynote speech ESG Forum yang juga dihadiri oleh Direktur SIG, Donny Arsal.
Baca Juga: Eksklusif! Mini Album Bandar Disco hanya Bisa Dinikmati di Langit Musik
Mendukung program 3 juta rumah, SIG mendorong penggunaan bata interlock presisi, produk turunan semen hijau SIG yang menggunakan sistem saling mengunci seperti lego, untuk membangun rumah lebih cepat hanya dalam waktu 15 - 21 hari.
”Untuk mendukung Pemerintah memenuhi target pembangunan 3 juta rumah per tahun, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak dan tentunya inovasi teknologi.
"Bata interlock presisi merupakan teknologi yang mengubah metode pembangunan rumah menjadi lebih mudah, cepat dan efisien, dengan kualitas konstruksi yang kokoh dan tampilan yang modern, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembang dan pemilik rumah,” tutur Donny Arsal.***
Artikel Terkait
Menjadi yang Pertama di Industri Bahan Bangunan Indonesia, Target Dekarbonisasi SIG Tervalidasi SBTi
Dukung Asta Cita Prabowo, SIG Dorong Penggunaan Bata Interlock Presisi untuk Wujudkan 3 Juta Rumah
Ciptakan Lingkungan Kerja yang Inklusif, SIG Catatkan 25% Top Talent Karyawan Perempuan
Cara SIG Pupuk Talenta Muda Sepak Bola, Fasilitasi Sekolah Sepak Bola Usia Dini 7 - 17 Tahun
Dukung Inovasi Semen Hijau SIG, Hashim Djojohadikusumo Yakin Program 3 Juta Rumah Jadi Solusi Oversupply Semen