Pertamina Regional Jawa Kenalkan Keterampilan Keselamatan kepada Anak Sejak Dini

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 21 Februari 2025 | 09:30 WIB
Pertamina Regional Jawa bekali anak-anak keterampilan keselamatan sejak dini melalui Health Exhibition. Simak bagaimana edukasi ini melatih anak jadi responder pertama. (Dok. Pertamina)
Pertamina Regional Jawa bekali anak-anak keterampilan keselamatan sejak dini melalui Health Exhibition. Simak bagaimana edukasi ini melatih anak jadi responder pertama. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Rifda Hanifah, siswi kelas 6 SD, tampak percaya diri saat melakukan teknik penyelamatan bagi korban tersedak.

Dengan kedua tangan terkepal dan posisi tubuh siap, ia menekan perut temannya ke arah atas hingga benda yang menyumbat saluran napas keluar.

Gerakan ini ia pelajari langsung dalam acara Health Exhibition, bagian dari peringatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional yang diselenggarakan oleh Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina pada 8 Februari 2025.

Baca Juga: Hemat Rp 20.000! DAMRI Tawarkan Promo Tiket ke Bandara Soekarno-Hatta, Cek Harga dan Syaratnya!

“Sekarang saya tahu kalau teman saya tersedak, saya bisa bantu dengan cara yang benar,” ungkap Rifda dengan semangat.

Ia mengaku awalnya ragu, tetapi setelah mempraktikkan teknik tersebut, ia merasa lebih percaya diri dalam menangani situasi darurat.

Kegiatan edukasi ini merupakan salah satu inisiatif Pertamina Regional Jawa dalam memperkenalkan keterampilan keselamatan sejak dini kepada anak-anak berusia 9-15 tahun.

Baca Juga: Pendaftaran Pramugara dan Pramugari Loker KAI Services Masih Dibuka!

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini perusahaan hulu migas tersebut mengusung konsep baru yang lebih interaktif, melibatkan anak-anak sebagai peserta utama.

Tujuan dari acara ini adalah memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang langkah-langkah respons dalam situasi darurat serta membangun kebiasaan hidup sehat."

"Selain itu, melalui kegiatan ini, anak-anak didorong untuk berani berperan dalam keadaan darurat dan memahami bahwa mereka juga dapat membantu menyelamatkan nyawa.

Baca Juga: Mulai Hari Ini! Jadwal Proliga 2025 Minggu 7 Putaran 2 di Palembang

Sr Analyst OHIH Regional Jawa, dr. Niken Dyah Pawestri PS, menyoroti bahwa keterlambatan dalam menangani situasi gawat darurat di rumah kerap berakibat fatal.

Oleh karena itu, ia dan tim HSSE menginisiasi program edukasi ini agar anak-anak dapat menjadi responder pertama ketika orang dewasa tidak ada.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini