Terminal LPG Bima Resmi Beroperasi, Perkuat Infrastruktur Energi Nasional di Indonesia Timur

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 06:30 WIB
Terminal LPG Bima (DOK.Pertamina)
Terminal LPG Bima (DOK.Pertamina)

Lebih lanjut, Eduward menjelaskan, Terminal LPG Bima menjadi salah satu penguat distribusi LPG untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di NTB.

Baca Juga: PT Sang Hyang Seri dan Densus 88 AT Polri Berdayakan Mantan Narapidana Terorisme untuk Tingkatkan Produksi Komoditas Pertanian

Sebelum adanya terminal ini, distribusi LPG di NTB dilakukan melalui pengiriman skid tank menggunakan kapal landing craft tank (LCT) dari Terminal LPG Lombok ke Pulau Sumbawa.

Ia juga menekankan bahwa proyek ini bukan hanya tentang infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar Pertamina dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, yang menargetkan ketahanan dan swasembada energi di Indonesia.

Baca Juga: Siap Fasilitasi Mudik 2025, Hutama Karya Percepat Pembangunan Tol Palembang-Betung

“Kami memahami bahwa ketersediaan energi yang andal adalah faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

"Diharapkan, kehadiran Terminal LPG Bima akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, industri, serta sektor UMKM di NTB dan sekitarnya,” terangnya.

Koordinator Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Migas, Kementerian ESDM, Sugiarto, mengungkapkan, pembangunan Terminal LPG ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No. 2157 K/10/MEM/2017.

Baca Juga: Freeport Jual Emas ke Antam, Langkah Strategis Hilirisasi untuk Ekonomi Indonesia

“Pembangunan Terminal LPG, khususnya di Indonesia Timur, merupakan bagian dari penugasan pemerintah melalui Kementerian ESDM.

"Dari empat lokasi yang ditugaskan, tiga di antaranya—Jayapura, Wayame, dan Bima—telah selesai dan siap beroperasi, sementara satu lokasi lainnya di Kupang, Nusa Tenggara Timur, masih dalam proses penyelesaian,” ujar Sugiarto.

Sejalan dengan upaya percepatan proyek strategis ini, Kejaksaan Agung melalui Direktorat PPS Jamintel turut berperan dalam memastikan kelancaran pembangunan Terminal LPG Bima.

Baca Juga: Es Krim dan Beragam Olahannya di Dunia, Semuanya Dingin Menyegarkan

Kasubdit ESDA dan IPTEK Direktorat PPS Jamintel Kejaksaan Agung RI, Agus Eko Purnomo, menjelaskan bahwa Kejaksaan Agung memastikan proyek ini berjalan sesuai target dengan prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini