Pupuk Indonesia Pastikan Ketersediaan Pupuk Tetap Aman selama Ramadan 2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 1 Maret 2025 | 15:30 WIB
Pupuk Indonesia pastikan produksi dan distribusi pupuk tetap berjalan selama Ramadan 2025. Petani bisa menebus pupuk bersubsidi dengan mudah! (Dok. Pupuk Indonesia)
Pupuk Indonesia pastikan produksi dan distribusi pupuk tetap berjalan selama Ramadan 2025. Petani bisa menebus pupuk bersubsidi dengan mudah! (Dok. Pupuk Indonesia)

Rincian stok pupuk bersubsidi meliputi urea 574.069 ton, NPK 533.288 ton, NPK Formula Khusus 21.222 ton, serta pupuk organik sebanyak 38.736 ton.

Ketersediaan stok ini mencapai 314 persen dari ketentuan stok minimum yang ditetapkan pemerintah. Sementara itu, stok pupuk nonsubsidi terdiri dari urea 378.167 ton dan NPK 53.116 ton.

Baca Juga: Ngabuburit di Pesisir Yogyakarta Bisa Nikmati Sunset di 5 Pantai Ini

“Kami selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada petani nasional, karena kami ingin melibatkan seluruh stakeholder untuk mencapai swasembada pangan seperti yang dicita-citakan Pemerintah,” tambah Tri Wahyudi.

Pada tahun 2025, Pupuk Indonesia mendapatkan mandat dari pemerintah untuk memproduksi dan menyalurkan pupuk bersubsidi sebesar 9,55 juta ton.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 644/KPTS/SR.310/M.11/2024, alokasi pupuk bersubsidi yang ditetapkan sebesar 9,5 juta ton, terdiri dari 4,6 juta ton urea, 4,2 juta ton NPK, 147.798 ton NPK Formula Khusus, serta 500.000 ton pupuk organik.

Baca Juga: Loker BUMN Maret 2025: Dibutuhkan Staf Akunting di Jakarta Selatan, Lamaran Dikirim ke PT MUM

”Kepada seluruh petani, kami mengimbau untuk segera melakukan penebusan."

"Seluruh tenaga pemasaran kami di lapangan tetap memberikan pendampingan dan melayani kepada petani sehingga bapak dan ibu petani dapat layanan terbaik meski pada bulan Ramadan,” tutupnya.

***

 

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler