Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci, Subholding Upstream Pertamina Ciptakan Nilai Tambah Perusahaan dan Raih Cost Optimization Sebesar US$ 699 Juta

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 3 Maret 2025 | 10:30 WIB
Subholding Upstream Pertamina raih penghargaan utama Grand Champion Subholding dalam ajang Cost Optimization 2024 Appreciation Day di Grha Pertamina, Rabu (26/2/2025) lalu. (Dok. PHE)
Subholding Upstream Pertamina raih penghargaan utama Grand Champion Subholding dalam ajang Cost Optimization 2024 Appreciation Day di Grha Pertamina, Rabu (26/2/2025) lalu. (Dok. PHE)

Namun ia menyadari, terdapat beberapa tantangan pada 2025, yang dapat diantisipasi dengan memperkuat sinergi yang tidak hanya untuk menurunkan biaya, tetapi juga untuk menciptakan revenue growth.

Baca Juga: Lebihi Target! Subholding Upstream Pertamina Group Sukses Reduksi Emisi Lebih dari 1 Juta Ton CO2e

Pertamina Group juga harus mengembangkan new revenue stream dalam menciptakan peluang bisnis baru yang dapat mendongkrak pendapatan serta mengembangkan digital transformation untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pengambilan keputusan operasional dengan tools yang lebih powerful.

Termasuk melakukan penguatan aspek ESG (Environment, Social, Governance) untuk meningkatkan kinerja operasional dan juga mendukung sustainability perusahaan di masa depan.

“Pertamina sebagai sokoguru ketahanan energi negeri, selain harus memastikan ketersediaan energi, juga harus menjaga keberlanjutan bisnis yang terus tumbuh dan berkembang melalui inovasi-inovasi bisnis yang dapat meningkatkan nilai perusahaan,” ujarnya.

Baca Juga: Upaya Subholding Upstream Pertamina Sukseskan Swasembada Energi, Bukukan Produksi Minyak 556 MBOPD dan Gas Bumi 2,8 BSCFD

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan dan seluruh jajaran Komisaris Pertamina juga terus berkomitmen dalam mendorong upaya optimasi biaya dan pengembangan program inovatif yang dapat meningkatkan keuangan Perusahaan, dengan tetap berpegang teguh kepada prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Cost optimization yang kita jalankan perlu dimaknai bukan sekadar upaya menekan biaya melainkan sebuah strategi mengoptimalkan sumber daya yang berdampak langsung pada perusahaan.

"Inovasi dalam menciptakan sumber pendapatan baru juga menjadi faktor kunci bagi pertumbuhan perusahaan.

Baca Juga: Bincang Santai Bersama Najwa Shihab, PERTIWI Subholding Upstream Pertamina Bahas Kesetaraan Domestik

"Dengan mengoptimalkan proses bisnis, kolaborasi dan inovasi bisnis model dan digitalisasi kita dapat memastikan bahwa perusahaan tidak hanya bertahan tapi juga terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras, kreativitas dan komitmen seluruh Perwira PHE dalam mencari solusi terbaik untuk meningkatkan efektifitas operasional serta memperkuat daya saing perusahaan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini