"Sehingga kami bisa menyediakan sumber listrik hemat biaya untuk operasional ekowisata Danau Cinta. Workshop, galeri UMKM, restoran & cafe ditenagai listrik dari PLTS,” kisah Ubed.
Baca Juga: Buruan Daftar! Kuota Terbatas untuk Mudik Gratis ke Semarang dari KAI
Tak berhenti sampai di situ, komunitas ini terus berinovasi dengan mengembangkan wisata resto apung di danau.
Mereka juga menerapkan teknologi hybrid ecodry untuk proses pengeringan dan pewarnaan eceng gondok yang digunakan dalam produksi suvenir.
Selain memanfaatkan energi surya, mereka turut mengembangkan energi biomassa dengan mengonversi sampah eceng gondok menjadi gas.
Baca Juga: 6 Destinasi Religi Ramadan di Indonesia, Ada yang Menyimpan Al-Qur'an Raksasa yang Ditulis Tangan
Saat ini, hasil dari upaya mereka mulai terlihat. Danau Cinta telah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Walahar dan diproyeksikan sebagai pusat pembelajaran masyarakat.
Berbagai fasilitas telah tersedia, seperti area wisata, pusat kuliner, pusat kriya, kafe, area workshop, hingga pemanfaatan energi terbarukan.
“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik. Artinya, kami harus meng-upgrade dan meng-update kemampuan yang kami miliki untuk terus mengembangkan Desa Energi Berdikari."
Baca Juga: Peluang Kerja di Perusahaan BUMN! PT Sucofindo Buka Loker Terbaru
"Setidaknya ada perawatan yang harus dilakukan agar peralatan dan perlengkapan tersebut tetap berfungsi dengan baik. Salah satunya dengan mengikuti sertifikasi ketenagalistrikan,” tutur Ubed.
Dengan dukungan dari Pertamina, kegiatan sertifikasi ini diikuti oleh 22 local heroes dari 12 provinsi di Indonesia yang mewakili enam subholding Pertamina.
“Kami mengikuti pelatihan intensif yang mencakup materi regulasi kelistrikan, pelatihan teknik instalasi, serta praktik langsung pemeliharaan listrik."
Baca Juga: PELNI Siap Layani Angkutan Lebaran 2025, Ada Lebih dari 60 Ribu Kursi untuk Pemudik
"Untuk memastikan kompetensi mereka, peserta menjalani serangkaian ujian yang meliputi tes tulis, praktik, dan lisan sesuai standar nasional,” jelas Ubed.
Artikel Terkait
Ganti BBM dengan Gas, Pertamina Drilling Manfaatkan Green Drilling untuk Kurangi Emisi Karbon di Pengeboran Minyak
Kejagung dan Pertamina Pastikan Pertamax yang Beredar Saat Ini Sesuai Spesifikasi, Produk Oplosan Sudah Tidak Ada di Tahun 2024
Dekarbonisasi Pertamina Awal 2025 Lampaui Target, Capai 146 Ribu Metrik Ton CO2
Pertamina Turun Langsung Bantu Pemulihan Pasca Banjir di Bekasi
Pertamina Peduli Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Jakarta Selatan