Keuletannya juga berbuah manis, Mandiri Craft telah menjalin kerja sama ke pasar internasional yang lebih luas yakni Turki, China, Amerika Serikat, Jepang, Australia dan Brazil.
Baca Juga: Harmoni Merangkai Energi, PHE Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Bersama Ratusan Anak Yatim
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyatakan bahwa UMK Academy dirancang untuk membantu UMKM menghadapi tantangan global dengan strategi bisnis yang adaptif dan inovatif.
"UMKM seringkali menjadi tulang punggung ekonomi nasional, juga memberi penghidupan untuk masyarakat daerah.
"Kami menyadari bahwa UMKM menghadapi berbagai tantangan di tengah situasi global yang dinamis," jelas Fadjar.
Baca Juga: Ajarkan Anak Mengelola THR dengan Bijak, Para Orang Tua Simak Panduan Berikut
Oleh karena itu, dia menambahkan, Pertamina UMK Academy memberikan daya saing UMKM untuk bisa bertahan, seperti pelatihan intensif strategi ekspor, digital marketing, serta pengembangan UMKM.
Hal ini sejalan dengan poin ketiga dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu pertumbuhan ekonomi berbasis ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri.
Keberhasilan Mandiri Craft menjadi contoh nyata bahwa UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global dengan dukungan yang tepat.
Dengan semangat Asta Cita, Pertamina berkomitmen untuk terus mendukung UMKM agar tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing di tingkat global.***
Artikel Terkait
Pertamina Gelar Safari Ramadan di Semarang, Ajang Perkuat Sinergi untuk Melayani Masyarakat
Sejalan Dengan Asta Cita Pemerintah, Pertamina Dukung Pengembangan Geothermal
Safari Ramadan 2025: Pertamina EP Tambun Field Berbagi Kebaikan dengan Anak Yatim di Karawang
Pertamina EP Serah Terima Pengelolaan Aset untuk Produksi Migas Lebih Optimal
Pertamina Aktifkan Satuan Tugas Ramadan & Idulfitri 2025, Amankan Pasokan Energi Jelang Mudik