PGE Gelar Media Briefing, Bahas Kinerja 2024 dan Strategi Pengembangan Bisnis

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 27 Maret 2025 | 07:45 WIB
PGE gelar media briefing di Jakarta pada Selasa (25/3). (Dok. PGE)
PGE gelar media briefing di Jakarta pada Selasa (25/3). (Dok. PGE)

Sepanjang 2024, PGE mencatat pendapatan sebesar USD 407,12 juta, meningkat 0,20% dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menjadi rekor tertinggi dalam sejarah perusahaan.

Baca Juga: PGE Pertahankan PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Diakui Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Kenaikan ini didukung oleh produksi listrik dan uap yang mencapai 4.827 GWh, juga merupakan pencapaian tertinggi sepanjang operasional PGE.

Dari sisi profitabilitas, PGE mencatat laba bersih USD 160,30 juta, dengan EBITDA mencapai USD 324,06 juta dan margin EBITDA sebesar 79,60%, melampaui rata-rata industri energi terbarukan global.

Pencapaian ini mencerminkan efisiensi operasional dan kekuatan finansial perusahaan.

Baca Juga: PGE dan Sinopec Star Perkuat Kerja Sama untuk Pengembangan Energi Panas Bumi

Direktur Keuangan PGE, Yurizki Rio, menjelaskan bahwa meskipun pendapatan meningkat, terdapat kenaikan beban operasi akibat biaya bunga pinjaman proyek dan investasi dalam pengembangan sumber daya manusia.

“Kami menerapkan strategi belanja yang fokus untuk menyiapkan pertumbuhan jangka panjang, termasuk dengan memanfaatkan peningkatan pendapatan tahun ini untuk terus mengembangkan talenta terbaik perusahaan, untuk mencapai target kapasitas terpasang yang semakin besar.

"PGE berkomitmen untuk mempertahankan fundamental keuangan yang kuat guna mendukung ekspansi bisnis yang lebih agresif ke depan,” ujar Yurizki Rio.

Baca Juga: Satu-satunya dari Indonesia, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Masuk Top 50 ESG Global 2025

PGE terus mengembangkan kapasitas pembangkit guna mencapai target 1 GW dalam 2-3 tahun ke depan.

Sejumlah proyek utama yang tengah dikembangkan pada 2024 meliputi Lumut Balai Unit 2 (55 MW), Hululais Unit 1 & 2 (110 MW), serta proyek co-generation dengan total kapasitas 230 MW.

Tak hanya fokus di sektor hulu, PGE juga memperluas ekspansi di sektor hilir.

Baca Juga: Utamakan Keselamatan Kerja, PGE Diganjar Penghargaan Tertinggi di Bidang K3

Sepanjang 2024, PGE menjalin kerja sama strategis dengan berbagai mitra domestik dan internasional, termasuk Elnusa, Multifab, Pertamina Gas, dan Sinopec Star, dalam peluang manufaktur komponen PLTP serta pengembangan hidrogen hijau dan amonia hijau.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini