Hadapi Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Siapkan BBM dan Saldo E-Toll

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 5 April 2025 | 16:30 WIB
Jasa Marga imbau masyarakat isi BBM dan saldo e-toll. (Dok. Jasa Marga)
Jasa Marga imbau masyarakat isi BBM dan saldo e-toll. (Dok. Jasa Marga)

Kabar BUMN - Menghadapi lonjakan volume kendaraan saat arus balik Idulfitri 1446H, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. terus meningkatkan pelayanan di gerbang tol, rest area, dan lajur jalan tol.

Sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan demi menjamin kelancaran dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan.

Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, termasuk memastikan kesiapan kendaraan, kecukupan saldo E-toll, serta memperhitungkan kebutuhan bahan bakar sebelum memasuki jalan tol.

Baca Juga: Arus Mudik Idulfitri 1446 H, Jasa Marga Catat Lebih dari 2,1 Juta Kendaraan Keluar dari Jabotabek

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, mengungkapkan bahwa pada arus balik Lebaran tahun lalu, banyak pengendara yang kehabisan BBM di jalan tol, bahkan sampai berhenti di bahu jalan dan lajur contraflow.

“Pada periode arus balik lebaran tahun 2024, kami mencatat sejumlah permintaan bantuan melalui One Call Center Jasa Marga di nomor 14080 karena kehabisan BBM yang mengakibatkan kendaraan tersebut berhenti di bahu jalan, bahkan ada yang berhenti di lajur contraflow.

"Oleh karena itu kami meminta pengguna jalan memastikan kecukupan BBM secara berkala, dan dapat mengisi BBM sebelum memasuki ruas tol,” ujar Lisye.

Baca Juga: Jasa Marga Siapkan Jalur Fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Lancarkan Arus Balik Lebaran 2025

Jasa Marga juga mendorong pengguna jalan untuk aktif mencari informasi lokasi SPBU dan rest area, termasuk alternatif rest area di luar tol jika lokasi di dalam tol mengalami buka-tutup akibat kepadatan.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk dapat secara aktif mencari informasi melalui aplikasi Travoy Jasa Marga terkait Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau Rest Area baik di rest area di jalan tol maupun di jalan arteri/non tol yang dekat dengan akses keluar jalan tol sebagai alternatif apabila rest area di jalan tol dilakukan buka tutup karena penuh,” lanjutnya.

Selain BBM, perhatian besar juga diberikan pada kesiapan saldo E-toll, terutama bagi pemudik dari arah Surabaya dan Semarang menuju Jakarta.

Baca Juga: Jaga Arus Balik Lebaran 2025, Jasa Marga dan Kepolisian Siapkan Pengalihan Lalu Lintas

Jasa Marga merekomendasikan saldo minimal Rp500.000 untuk golongan 1 dari Semarang dan Rp1.000.000 dari Surabaya.

“Kurangnya saldo e-toll pada saat transaksi di gardu tol akan mengakibatkan waktu penundaan yang cukup signifikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini