Kampanyekan Keselamatan Penerbangan, AirNav Indonesia Hadiri Festival Balon Udara di Wonosobo

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 8 April 2025 | 14:30 WIB
AirNav Indonesia hadir dan turut berpartisipasi dalam Festival Balon Udara yang digelar di Wonosobo pada 1-6 April 2025. (Dok. AirNav Indonesia)
AirNav Indonesia hadir dan turut berpartisipasi dalam Festival Balon Udara yang digelar di Wonosobo pada 1-6 April 2025. (Dok. AirNav Indonesia)

Kabar BUMNAirNav Indonesia hadir dan turut berpartisipasi dalam tradisi turun temurun di Wonosobo.

Dalam Festival Balon Udara yang digelar di 16 kecamatan di Wonosobo pada 1–6 April 2025 dan berpuncak di Alun-alun Pemkab Wonosobo, AirNav Indonesia hadir untuk mengkampanyekan keselamatan penerbangan.

Tradisi menerbangkan balon udara setiap bulan Syawal memiliki makna mendalam bagi masyarakat.

Baca Juga: Relawan Bakti BUMN Batch VII Menyapa Desa Bayan, AirNav Indonesia Kirim 15 Relawan untuk Mengabdi

Namun, lokasi Wonosobo dan Pekalongan yang berada di bawah jalur penerbangan tersibuk di Indonesia, yakni W45, menjadikan kegiatan ini perlu dikawal ketat.

Jalur ini dilintasi ribuan penerbangan setiap harinya, dan balon udara liar berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.

"Kami memahami pentingnya tradisi pelepasan balon udara bagi masyarakat Wonosobo.

Baca Juga: AirNav Indonesia Terima Tugas Baru dalam Pengelolaan Informasi Aeronautika

"Oleh karena itu, kami berupaya mencari solusi yang aman dan tetap memberikan ruang bagi tradisi tersebut,” ujar Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Sutarno.

Sejak 2017, AirNav Indonesia telah konsisten mengedukasi masyarakat di Wonosobo dan Pekalongan tentang pentingnya penggunaan balon yang ditambatkan.

Solusi ini memungkinkan tradisi tetap hidup, tanpa mengorbankan keselamatan penerbangan.

Baca Juga: Jelang Tutup Tahun, AirNav Indonesia Catatkan Kinerja Positif, Terutama Peningkatan Signifikan Penerbangan Lintas Negara

Festival yang dihadirkan pun menjadi panggung kreasi dan keindahan, sekaligus mendongkrak ekonomi lokal.

"Tahun ini pemda juga mengeluarkan surat edaran terkait ketentuan dan larangan menerbangkan balon udara liar yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan,” lanjut Capt. Avi, mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini