Kuartal I 2025: PGN Tetap Tangguh di Tengah Gejolak Energi Global

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 30 April 2025 | 19:00 WIB
Selama Januari hingga Maret 2025, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil menyalurkan gas sebesar 861 BBTUD.
Selama Januari hingga Maret 2025, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil menyalurkan gas sebesar 861 BBTUD.

Kabar BUMN – Kinerja operasional PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina, tercatat tangguh di sepanjang Kuartal I 2025.

Meski dihadapkan pada tantangan geopolitik dan naik-turunnya harga energi global, PGN tetap konsisten memperkuat peran strategisnya dalam menjaga pasokan energi nasional.

Hal ini dilakukan melalui penguatan infrastruktur dan pengelolaan pasokan gas bumi yang efisien.

Baca Juga: PGE Raup Pendapatan US1,51 Juta di Kuartal I 2025, Pacu Ekosistem Energi Berkelanjutan

Selama Januari hingga Maret 2025, PGN berhasil menyalurkan gas sebesar 861 BBTUD, sementara volume transmisi mencapai 1.602 MMSCFD.

Keandalan sistem infrastrukturnya pun tetap terjaga di angka 99,9%, memungkinkan PGN melayani lebih dari 820 ribu pelanggan di berbagai daerah.

Jumlah tersebut terdiri dari 817.420 rumah tangga, 2.587 pelanggan kecil, serta 3.291 pelanggan industri dan komersial.

Baca Juga: Viral di Sosmed Saking Realistisnya, Ini Lokasi Tugu Biawak Wonosobo

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyebutkan bahwa kuartal ini merupakan periode konsolidasi strategi di tengah transisi pasokan energi domestik.

“Kami terus fokus pada efisiensi, kesinambungan pasokan gas, dan akselerasi proyek strategis seperti pengembangan jaringan gas rumah tangga serta infrastruktur LNG,” ungkap Fajriyah pada Rabu, (30/4/2025).

Sesuai kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), gas pipa diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan industri penerima HGBT untuk mendukung daya saing industri strategis nasional.

Baca Juga: Kuliner Demak yang Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan, Salah Satunya Kesukaan Sunan Kalijaga

Di sisi lain, terbatasnya pasokan gas pipa akibat penurunan produksi dari beberapa lapangan hulu di wilayah Jawa dan Sumatera, mendorong PGN untuk mengoptimalkan pemanfaatan jasa regasifikasi LNG di Lampung, Arun, dan Jawa Barat.

Hal ini dilakukan guna menjaga kesinambungan pasokan energi, khususnya untuk sektor kelistrikan dan industri komersial lainnya termasuk pelanggan non-HGBT.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini