Sambut Waisak 2025, InJourney Siapkan Borobudur Jadi Tempat Wisata Spiritual dan Budaya yang Ramah Semua Kalangan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 6 Mei 2025 | 07:30 WIB
Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, InJourney berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem pariwisata yang inklusif di Candi Borobudur.
Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, InJourney berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem pariwisata yang inklusif di Candi Borobudur.

"Tentunya dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama seluruh pihak untuk merealisasikan harapan ini sehingga dapat terwujud ekosistem yang tangguh dan berkelanjutan sehingga budaya dapat membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Fadli.

Baca Juga: Beli Tiket Kereta Api Lebih Murah dengan FLEXY POIN, Yuk Manfaatkan Railpoinmu untuk Dapatkan Promonya!

Dalam rangka mendorong pengembangan ekosistem pariwisata yang inklusif di Candi Borobudur, InJourney telah menjalin kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

Dimulai dari penataan kawasan candi yang inklusif, sehingga lebih ramah untuk para pengunjung dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya dan spiritualitas melalui penerapan sistem kuota dan jalur khusus naik stupa.

Membangun ekosistem dengan melibatkan masyarakat dan UMKM sekitar juga menjadi komitmen InJourney.

Baca Juga: Naik DAMRI Lebih Cepat dan Mudah Lewat Stasiun DAMRI Ciputat, Tarif Mulai dari Rp90 Ribu Saja

Tidak hanya memberikan tempat untuk hasil karya UMKM setempat, InJourney juga memberikan berbagai dukungan sehingga para pedagang dan UMKM di Candi Borobudur bisa naik kelas.

Harapannya, kehadiran Candi Borobudur akan memberikan multiplier effect yang luas pada perekonomian daerah.

Kehadiran Borobudur turut menopang ekonomi daerah hingga mampu menciptakan pertumbuhan secara tahunan lebih dari 4,7%.

Baca Juga: Pantai-pantai di Yogyakarta yang Teduh, Suasananya Rindang karena Banyak Ditumbuhi Pepohonan

“InJourney berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem pariwisata yang inklusif di Candi Borobudur.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Kebudayaan yang telah membuka komunikasi ini, sehingga InJourney mendapatkan berbagai masukan untuk pengembangan Candi Borobudur ke depan,” tutup Maya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini